Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Cerita Haji Lulung, Rela Usahanya di Pasar Tanah Abang Rugi Miliaran Demi Dukung PSBB di Jakarta

Meski merugi hingga miliar rupiah, Haji Lulung mengaku tetap mendukung penutupan Pasar Tanah Abang demi menyukseskan PSBB di Jakarta.

Fransiskus Adhiyuda/tribunnews.com
Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung tampak menebar senyum saat berjalan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. 

"Saya mendukung program Pak Gubernur ya, karena ini riskan sekali. Karena bukan hanya dampak ekonomi yang dirasakan, tapi kita merasakan bahaya virus ini," ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat, Haji Lulung mengaku kerap mendengar keluh kesah dari pedagang yang tak bisa berjualan selama bulan ramadan tahun ini.

Ia bercerita, saat awal penutupan Pasar Tanah Abang pada akhir Maret lalu, hampir setiap hari Haji Lulung mendengar keluh kesah mereka.

"Pertama dulu (saat awal penutupan), secara ekonomi mereka mengeluh karena belum mengerti apa yang sedang dihadapi," kata Haji Lulung.

Banyak Pedagang yang Masih Jualan di Pasar Tanah Abang, Begini Komentar Satpol PP DKI

Sebagai anggota DPR RI, ia pun mencoba memberi penjelasan kepada para pedagang untuk bersabar dan memaklumi penutupan tersebut.

Sebab, musuh yang saat ini dihadapi tidak tampak dan bisa menyerang siapa saja, mulai dari yang tua hingga anak muda dan orang kaya sampai yang miskin.

"Setelah ada korban, saudaranya kena dan toko sebelahnya kena sampai meninggal akhirnya mereka mengerti."

"Kami sepakat menutup dengan kesadaran sendiri. Mereka tanpa PSBB juga mau tutup karena berisiko," ujarnya.

Pedagang Pasar Wisma Asri Sempat Ragukan Hasil Tes Swab Covid-19, Wali Kota Langsung Jelaskan

Dari ribuan pedagang yang biasa berjualan di Pasar Tanah Abang, Lulung menyebut, saat ini hanya tersisa 10 persen pedagang yang masih bertahan.

Sebagian besar mereka memilih pulang ke kampung halaman mereka masing-masing.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved