Hendak Pergi ke Pasar Saat Subuh, Pedagang di Ende Berakhir Nahas Ketika Betemu Orang Asing di Jalan
Nasib nahas menimpa seorang pedagang berinisial AN (39) asal Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
Sebab, menurut dia, korban tidak disiram menggunakan air keras.
Saat ini, korban sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Kramat Jati.
Namun, ia kini tinggal bersama kakaknya.
"Nggak kelihatan luka bakar, sehingga langsung pulang saat kejadian setelah berobat," ujar Wahidin.
Polisi masih terus melacak keberadaan suami korban sekaligus pelaku penyiraman.
Wahidin mengatakan pelaku berinisial A (30) tidak memiliki tempat tinggal.
"Dia pindah-pindah. Numpang di Cirendeu, Balekambang, di Pasar Manggis, Pejompongan, di Pejambon," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Wahidin, polisi juga telah melacak pelaku berdasarkan jaringan komunikasi.
Namun, pelaku belum berhasil ditemukan hingga saat ini.
Wahidin mengatakan pelaku memiliki empat nomor ponsel berbeda.
"Dia punya empat nomor HP, ganti-ganti," ucap Wahidin.
"Kemarin kita telusuri sama IT di Pejambon, pas Magrib mati."
"Kemudian muncul di Balekambang, Kramat Jati," ujar dia.
Peristiwa ini terjadi di dekat Stasiun Duren Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2020) sore.
Kejadian ini viral di media sosial.