Hendak Pergi ke Pasar Saat Subuh, Pedagang di Ende Berakhir Nahas Ketika Betemu Orang Asing di Jalan

Nasib nahas menimpa seorang pedagang berinisial AN (39) asal Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
patriciaflor.com
Ilustrasi Racun 

Kapolsek Pancoran Kompol Johanis Soeprijanto mengungkapkan, penyiraman ini dilatarbelakangi hubungan percintaan.

Johanis menyebut bahwa pelaku dan korban masih berstatus sebagai suami-istri.

"Sampai saat ini statusnya masih suami-istri," ujar Johanis saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (3/5/2020).

Satu Keluarga di Tangerang Positif Covid-19 Dirujuk ke Wisma Atlet

Aksi Curanmor di SPBU Marunda Baru Pertama Kali Terjadi

Meski Berpuasa Masih Bisa Kok Berolahraga Ringan, Simak Tips dari Ahli

Dari keterangan yang diperoleh polisi, korban mengaku ingin bercerai dengan suaminya.

Namun, sang suami enggan berpisah.

"(Pelaku) masih cinta, tapi ceweknya nggak mau. Akhirnya daripada diambil orang lain, ceweknya disiram pakai air aki," ujar dia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved