TPA Cipeucang Longsor
Pemkot Tangsel Sebut Penyebab Longsor Gunungan Sampah TPA Cipeucang Karena Curah Hujan
Curah hujan yang belakangan cukup tinggi membuat gunungan sampah menyerap air namun tidak teralirkan
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memyebut longsornya gunungan sampah tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, pada Jumat (22/5/2020), disebabkan karena curah hujan yang tinggi.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Yepi Suherman, saat dihubungi TribunJakarta.com.
Curah hujan yang belakangan cukup tinggi membuat gunungan sampah menyerap air namun tidak teralirkan, sehingga merembes dan mendorong sampah.
"Saya dapat laporan dari kepala UPT Cipeucang bahwa landfill proyek longsor karena hujan beberapa hari dan air yang cukup deras keluar dari landfill sehingga mendorong sampah," ujar Yepi.
Turap atau sheet pile yang yang menahan, pun akhirnya roboh juga terdorong sampah.
"Air tidak ada celah untuk keluar atau tidak ada rongga untuk air mengalir sehingga jebol," ujarnya.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, longsoran sampah menimpa badan Sungai Cisadane.
Aliran sungai yang mengarah ke Kota Tangerang itu terbendung tumpahan sampah.
• Sang Putra Pemenang Lelang Motor Jokowi, Ini Suasana Rumah Harry Tanoe bak Hotel Bintang Lima
• Jelang Idulfitri, Anies Baswedan Minta Masyarakat Kumandangkan Takbir di Rumah
• Brasil Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Nasib Pelatih Persija Jakarta Sergio Farias dan Asistennya
Tumpahan longsoran yang berada tepat setelah posisi sungai berbelok membuat arus air berputar, dan hanya mengalir sedikit ke arah Kota Tangerang.
Terlihat dua eskavator tengah dioperasikan untuk mengurai sampah tersebut.