Gadis Asal Jambi Hilang Setelah Pamit ke ATM, Ditemukan di Jakarta, Kerabat: Dia Terlihat Linglung

Narmi Andriani (21) gadis asal Jambi itu dikabarkan menghilang setelah pamit ke ATM yang berada di kawasan Pasar Jambi.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Narmi (21) mengenakan kaos merah saat berada di kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2020), didampingi sopir taksi yang menolongnya. Narmi warga Jambi korban penculikan pria bermobil. 

Sebelumnya, setelah satu hari tanpa kabar dan tidak kembali ke rumah, Narmi Andriani (20) sempat menghubungi Muhammad Halil, ayah kandungnya, via SMS.

Pihak keluarga seketika terkejut, setelah pada Sabtu sore, sekira pukul 18.00 WIB, Narni mengirim SMS.

Dalam SMS itu, Narmi Andriani mengatakan diculik dan sedang disekap dua orang pria menggunakan pisau, di dalam sebuah mobil.

Ayah kandung Narmi menjelaskan, dalam pesan singkat tersebut, Narni merasa ketakutan.

Narni memberi informasi pada sang ayah, dirinya sedang menuju wilayah Palembang.

"Sempat SMS bilang kalau dia diculik bang, dia ketakutan dan tidak dikasih makan, infomasi terakhir, katanya dia dibawa ke wilayah Palembang bang," kata Halil, Minggu (31/5/2020) siang.

"Saya sempat suruh dia teriak, atau gimana biar dia bisa keluar bang, tapi setelah itu langsung putus komunikasi," imbuhnya.

Sosok Narmi Andriani

Narmi Andriani (21), merupakan pribadi yang pendiam.

Keseharian Narmi Andriani lebih banyak di rumah membantu ibunya menyelsesaikan pekerjaan rumah.

Hal itu diungkap Yuniwar (40) ibu Narni yang ditemui Tribunjambi.com di rumahnya.

Keseharian putri kedua dari empat bersaudara tersebut hanya di rumah.

Setelah menyelesaikan kegiatan dirumah, Narmi mengisi waktu luangnya dengan mengikuti pengajian lingkungan RT 03.

Sebelum putus komunikasi, Yuniwar menuturkan tidak ada firasat tertentu yang dia rasakan terhadap anaknya.

Hari itu sekira pukul 11.00 WIB, anaknya masih melakukan aktifitas biasa.

"Dia ini pendiam pak, tidak pernah ada masalah sebelumnya. Kebanyakan dia diam di rumah," kata Yuniar, saat ditemui dirumahnya pada Senin (1/6/2020) malam.

"Jam 11 pagi dia masih sempat nyuci pakaian pak, baru siap-siap ke ATM pasar, Jam 2 dia berangkatnya. Sudah itu nomornya gak aktif lagi," kata Yuniwar.

2746 Jemaah Calon Haji Asal Kota Bekasi Batal Berangkat Tahun Ini, Munculkan Tanggapan Beragam

Jelang New Normal, Tiga Pilar Jakarta Barat Kumpulkan Pengelola Pusat Keramaian Hingga Tokoh Agama

Kebutuhan Air Sangat Penting, BNPB Minta Waspadai Musim Kemarau di Saat Masyarakat Hadapi Pandemi

Nagita Baru Tahu Password HP Raffi dari Rafathar, Melaney Ricardo Gemas: Gi Jangan Terlalu Percaya!

Sejauh ini kata pihak keluarga, Narni tidak memiliki teman spesial atau pacar. Narmi hanya memiliki teman biasa.

"Setahu kami, dia gak ada pacar bang, ya cuman kawan-kawan biasa aja," sebut Yuniwar.

Dari keterangan pihak keluarga, selain pendiam, Narmi juga merupakan pribadi yang penakut.

Saat ini, pihak keluarga sangat berharap mendapat titik terang atas keberadaan Narmi. Ibu kandung Narmi tak kuasa menahan tangis saat ditemui Tribunjambi.com di kediamannya, di Tahtul Yaman, Pelayangan, Kota Jambi, Senin malam.

"Nak pulanglah, kami ni la bingung," keluh Yuniwar.

Dia berharap, pihak kepolisian segera membantu menemukan keberadaan puterinya.

"Mohon bantuannya la pak, dimana sekarang anak kami," tutup Yuniwar. (Tribunjambi.com/TribunJakarta)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved