Ayah di Depok Rudapaksa Putrinya

Bapak di Depok Rudapaksa Putri Kandung, Alasan Frustasi Ditinggal Istri

Dikatakan Azis, pelaku juga kerap memaksa hingga menjurus kearah ancaman demi melacnarkan napsu bejatnya

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah (kiri), meminta keterangan dari pelaku di Mapolrestro Depok, Jumat (26/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Untuk kesekian kalinya, kasus pencabulan terjadi di Kota Depok, Jawa Barat.

Bahkan, kali ini pelecehan tersebut dilakukan oleh seroang bapak berinisial HT (44) pada anaknya sendiri yang masih belasan tahun.

Diwartakan sebelumnya, pelaku telah melakukan perbuatan bejatnya tersebut sejak tahun 2018 silam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menuturkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku frustasi ditinggal istrinya hingga nekat menyetubuhi putri kandungnya sendiri.

“Pengakuan dari pelaku, ia frustasi ditinggal cerai oleh istrinya sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan nafkah batin,” ucap Azis di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (26/6/2020).

Dikatakan Azis, pelaku juga kerap memaksa hingga menjurus kearah ancaman demi melacnarkan napsu bejatnya.

"Dia beberapa kali melakukan persetubuhan dengan anak kandungnya sendiri, disertai ancaman dan paksaan," kata Azis.

Azis berujar pelaku terancam dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

"Saat ini pelaku sudah kita tangkap dan kita sangkakan dengan pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman lima sampai 15 tahun," pungkasnya.

Kronologi

Tega nian, HT (45) warga Kota Depok, Jawa Barat, nekat menyetubuhi buah hatinya sendiri yang masih berusia dibawah umur.

Terbongkarnya kasus ini, berawal ketika korban akhirnya memberanikan diri melaporkan peristiwa yang dialaminya pada anggota keluarganya yang lain.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, mengatakan bahwa pelaku sudah berpisah dengan istrinya sejak tahun 2018 silam.

"Sejak tahun 2018 pengakuannya. Terakhir pada tanggal 5 Februari 2020 pukul 14.00 WIB pengakuannya," ujar Azis saat memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (26/6/2020).

Pisah dengan Istri, Bapak di Depok Tega Rudapaksa Putrinya

Penampungan Hewan Kurban di Jakarta Timur Hanya Boleh di Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved