Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Ini Cara Muhamad Gaet PDIP dan Gerindra Usung Dirinya pada Pilkada Tangsel 2020

Saking gembiranya, Muhamad bahkan menyebut koalisi gemuk yang mengusungnya sebagai sebuah prestasi

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Bakal calon Walikota Tangerang Selatan Muhamad, di kediamannya di Jalan Bhakti, Ciputat, Tangsel, Selasa (21/7/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Muhamad sama sekali tidak menyangka bahwa dirinya akan diusung oleh dua partai besar, PDIP dan Gerindra untuk maju pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 9 Desember 2020 mendatang.

Terlebih, pria yang masih aktif sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel aktif itu juga mendapat pasangan seorang sosok politikus dan aktivis perempuan kaliber, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Rahayu merupakan keponakan dari Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Selain PDIP dan Gerindra yang masing-masing memiliki delapan kursi di DPRD Tangsel, Hanura yang memilili satu kursi juga ikut barisan koalisi Banteng Garuda itu.

Jika ditotal, koalisi pengusung Muhamad-Rahayu sudah memiliki modal politik 17 kursi DPRD Tangsel.

"Ya saya sangat senang, sangat senang, dan gembira, karena ya teman-teman tahu semua ya saya ini dibilang enggak akan dapat partai," ujar Muhamad di kediamannya di Jalan Bhakti, Ciputat, Tangsel, Selasa (21/7/2020).

Saking gembiranya, Muhamad bahkan menyebut koalisi gemuk yang mengusungnya sebagai sebuah prestasi.

"Saya bersyukur Alhamdulillah, teman-teman tahu saya tidak punya partai. Saya dapat partai saja sudah luar biasa bersyukurnya, prestasi buat saya," ujarnya.

Muhamad mengungkapkan, caranya menggaet partai besar itu adalah dengan menunjukkan bekal pengalamannya di dunia birokrasi.

Muhammad-Rahayu Saraswati Maju Pilkada Tangerang Selatan: Gerindra Rela Nomor 2, Koalisi dengan PDIP

PDIP Berkoalisi dengan Gerindra Usung Muhamad-Rahayu Saraswati Maju Pilkada Tangsel

Penambahan Kasus Covid-19 di DKI Kembali Pecah Rekor, Positivity Rate Capai 8,4 Persen

Termasuk mengutarakan niatnya untuk menyelesaikan permasalahan di Tangsel yang selama ini bukan wewenangnya.

"Ya saya tentunya dengan penjelasan-penjelasan. Saya sampaikan visi misi saya bagaimana rencana ke depan. Saya sampaikan, saya bekerja membangun Tangsel ini, saya birokrasi, itu kan dijalankan. Masih banyak kebutuhan masyarakat karena tidak mampu tidak bisa, bukan kewenangan saya, tapi wali kota," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved