Iduladha 2020
Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan di Ruas Tol Jakarta - Cikampek
Jasa Marga atas diskresi Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari Km 65 sampai dengan Km 47 arah Jakarta
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Volume kendaraan di ruas Tol Jakarta Cikampek menuju Jakarta mengalami peningkatan pada, Minggu, (2/8/2020), hal ini membuat Kepolisian dan Jasa Marga menerapkan contraflow.
Jasa Marga sebelumnya telah memprediksi puncak arus balik libur lebaran Iduladha 1441 Hijriah terjadi malam ini.
General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan, contraflow sudah dilakukan sejak siang pukul 13.55 WIB.
"Jasa Marga atas diskresi Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari Km 65 sampai dengan Km 47 arah Jakarta sejak pukul 13.55 WIB," kata Widiyatmiko.
Selanjutnya, memasuki pukul 18.38 WIB, rekayasa lalu lintas contraflow diperpanjang menyusul peningkatan volume arus kendaraan menuju Jakarta.
"Saat ini diperpanjang mulai dari Km 69 sampai dengan Km 47 sejak pukul 18.38 WIB," jelasnya.
Dengan diberlakukannya contraflow, diharapkan dapat mencairkan kepadatan di titik simpang susun Dawuan Km 66 akibat pertemuan lalu lintas kendaraan dari Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta Cikampek menuju Jakarta.
"Tidak hanya itu, diharapkan contraflow juga dapat mengurangi kepadatan jelang titik-titik rest area seperti rest area Km 62 dan Km 52," terangnya.
Pemberlakuan contraflow lanjut Widiyatmiko, merupakan diskresi Kepolisian, untuk mendukung kelancaran contraflow, Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu.
• Antisipasi Lonjakan Penumpang di Arus Balik Iduladha, PO Bus Tambah Aramada Tujuan Bekasi
• Resep Gulai Kambing Enak, Berikut Bahan-bahan dan Cara Membuatnya di Sini!
"Jasa Marga memantau antrean kendaraan jelang Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama arah Jakarta cenderung normal," ucap Widiyatmiko.
"Saat ini terpantau antrean 3 sampai 5 kendaraan dengan kapasitas gardu tol beroperasi maksimal untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas arus balik Idul Adha 1441 Hijriah," tambahnya.