Breaking News:

Seorang Kakek di Tangerang Cabuli Empat Bocah di Bawah Umur

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring menerangkan, AK melancarkan aksinya di sebuah kontrakan bilangan Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/dokumentasi Polsek Jatiuwung
AK (59) sang predator seks yang telah menyetubuhi empat anak-anak di bawah umur di kawasan Cibodas, Kota Tangerang yang sudah diamankan Polsek Jatiuwung, Senin (24/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CIBODAS - AK seorang kakek berusia 59 tahun tega menyetubuhi anak di bawah umur.

Bukan satu atau dua anak, tapi empat anak-anak menjadi korban keganasan predator seks di Kota Tangerang tersebut.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring menerangkan, AK melancarkan aksinya di sebuah kontrakan bilangan Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

"Awalnya bukan Agustus ini dapat laporan dari korban dan keluarganya kalau ada tindak pencabulan ini," kata Aditya saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).

Saat ditangkap dikediamannya di Cibodas, Kota Tangerang, kakek renta tersebut tidak melakukan perlawanan dan mengakui perannya sebagai predator seks.

"Pelaku mengakui bahwa memang benar telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan pencabulan terhadap anak," terang Aditya.

Soal Pembangunan di Kampung Akuarium, Anggota DPRD Mengaku Belum Diajak Bicara Pemprov DKI

Depok Zona Merah Covid-19, Petugas Gencar Gelar Razia Masker

Untuk saat ini korban yang diketahui baru empat orang dan sedang menjalani visum di rumah sakit.

Polsek Jatiuwung juga sudah berkoordinasi dengan bagian PPA dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan trauma healing kepada para korban AK.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, AKP Zazali mengatakan modus tersangka ini karena alasan suka dengan anak kecil.

"Dia (AK) melakukan pencabulan karena senang saja sama anak-anak," singkatnya.

Kini, sang predator tersebut sudah mendekam di balik jeruji besi Polsek Jatiuwung untuk pendalaman dan mencari lagi korban-korbannya.

AK juga disangkakan pasal 76D Jo.81 dan atau 76E Jo.82 UURI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved