Breaking News:

Mapolsek Ciracas Dirusak

Diduga Gunakan Narkoba, Sampel Urine, Darah dan Rambut Prada MI Diperiksa di Laboratorium BNN

Penyidik Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat akan menindaklanjuti dugaan Prada MI menggunakan narkoba.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad), Letjen TNI Dodik Widjanarko, saat konferensi pers, di Kantor Puspomad, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penyidik Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat akan menindaklanjuti dugaan Prada MI menggunakan narkoba.

Diketahui, Prada MI mengalami kecelakaan tunggal di Arundina, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) malam.

Kemudian, ia menyebarkan informasi bohong kepada rekan-rekannya seolah-olah menjadi korban pengeroyokan.

"Atas dugaan penggunaan narkoba pada Prada MI telah dilakukan upaya pengambilan sampel urine, darah dan sampel rambut," ungkap Danpuspomad TNI AD Letjen Dodik Wijanarko dalam konferensi pers di Markas Puspomad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Menurut Dodik, semua sampel itu sudah diserahkan ke Laboratorium Forensik BNN yang ada di Lido, Jawa Barat.

"Saat ini kami penyidik Polisi Militer Angkatan Darat sedang menunggu hasil pengecekan laboratorium," sambung dia.

Danpuspom TNI Sebut Ada 8 Oknum Prajurit di Luar TNI AD Diduga Terlibat Penyerangan Mapolsek Ciracas

Sampai saat ini pihak penyidik Puspomad dan Puspom TNI belum bisa meminta keterangan Prada MI.

Anggota dari Kesatuan Direktorat Hukum TNI AD itu masih menjalani perawatan intensif di kamar Asoka lantai 4, Rumah Sakit Ridwan Maureksa Kodam Jaya.

Dalam kesempatan yang sama, Dodik menjelaskan sejumlah motif oknum TNI AD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terlibat penyerangan dan perusakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved