Breaking News:

Simpang Siur Izin Keramaian Pengajian Syekh Ali Jaber: Jawaban Kapolres, Pelaku Dijerat 2 Pasal

Panitia mengatakan sudah mengurus surat izin keramaian. Nyatanya, saat acara, tidak ada polisi yang berjaga

KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA
Syekh Ali Jaber 

TRIBUNJAKARTA.COM, LAMPUNG- Panitia penyelenggara acara kajian Islami yang menghadirkan Ustaz Syekh Ali Jaber mengatakan telah mengurus izin keramaian kepada polisi.

Ternyata, saat acara berlangsung hingga Syekh Ali Jaber ditusuk, tidak ada polisi yang berjaga di lokasi.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya menyatakan pernyataan pihak panitia tersebut tidak berdasar.

Tidak ada polisi yang berjaga

Ketiadaan polisi yang berjaga diungkap oleh ketua pelaksana acara, Desi.

Saat dimintai keterangan oleh penyidik Polresta Bandar Lampung, Desi mengatakan surat izin keramaian sudah diurus sebelum acara berlangsung.

"Dari awal pemeriksaan tadi ditanya masalah surat izin keramaian. Dan itu izinnya sudah ada sebelum acara dilaksanakan," kata Desi seusai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (14/9/2020).

Desi menuturkan, izin acara telah diurus oleh pihak Masjid Falahudin.

Tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, AA (24) digiring aparat kepolisian di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (14/9/2020).(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)
Tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, AA (24) digiring aparat kepolisian di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (14/9/2020).(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA) ()

Dia juga menegaskan, panitia telah menerapkan protokol kesehatan selama acara berlangsung.

"Kita semua panitia dan undangan yang hadir mengikuti protokol kesehatan, pake masker dan hand sanitizer," jelas Desi.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Muji Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved