Pilkada Kota Tangsel

Hasil Swab Test Terlambat Keluar, Komisioner KPU Tangsel Kini Positif Covid-19

Komisioner KPU Tangerang Selatan (Tangsel) Divisi Teknik Penyelenggaraan, Mudjahid Zein, terkonfirmasi Covid-19 pada Rabu (16/9/2020).

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Komisioner KPU Tangsel, Mujahid Zain, pada acara sosialisasi syarat calon dan pencalonan wali kota serta wakil wali kota untuk Pilkada 2020, di restoran Sae Pisan, Serpong, Rabu (18/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Komisioner KPU Tangerang Selatan (Tangsel) Divisi Teknik Penyelenggaraan, Mudjahid Zein, terkonfirmasi Covid-19 pada Rabu (16/9/2020).

Hasil positif terinfeksi itu baru keluar setelah Mudjahid menjalani tes usap atau swab test pada Selasa (1/9/2020), dan harus menunggu selama 16 hari.

Celakanya, selama 16 hari menunggu hasil itu, Mudjahid menjalani sejumlah kegiatan yang bertemu banyak orang.

Pada tanggal 4 dan 5 September 2020, Mudjahid sibuk mengurusi pendaftaran tiga pasangan calon (paslon) yang akan berlaga pada Pilkada Tangsel 2020.

Sebagai divisi teknik penyelenggaraan, Mudjahid menjadi penanggung jawab tahapan Pilkada yang sangat penting itu.

Mudjahid bertemu seluruh komisioner dan pegawai KPU Tangsel.

Hasil Autopsi, Tim Forensik Sebut Briptu Andry jadi Korban Kecelakaan Lalu Lintas

KPU Tetapkan 924.602 Orang Daftar Pemilih Sementara Pilkada Tangsel 2020

Protokol Covid-19 Longgar, Peserta Simulasi Pencoblosan Pilkada 2020 di Tangsel Ngeri

Tak hanya itu, Mudjahid bertemu langsung dengan para pasangan calon, yang di antaranya adalah putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah, dan Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Mudjahid juga bertatap muka dengan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, yang mendaftar sebagai calon wali kota, dan Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, yang datang sebagai ketua partai pengusung.

Bahkan, puluhan wartawan dari berbagai media yang datang meliput saat pendaftaran paslon itu, sempat bertemu dan mewawancarai langsung Mudjahid.

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, menyadari hal itu, dan merasa pusing atas hasil tes tersebut.

"Iya, tesnya sebelum pendaftaran," ujar Bambang melalui sambungan telepon, Kamis (17/9/2020).

Pemprov DKI Bakal Tracing Pejabat dan ASN yang Kerap Kontak dengan Sekda Saefullah

Suami Mimpi Istri Hamil dengan Orang Lain, Bisa Jadi Pertanda Buruk Bagi Rumah Tangga

Kang Emil Imbau Peserta Pilkada Depok Berkampanye Sambil Perangi Covid-19 

Bambang menceritakan kekesalan dirinya dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel yang lambat dalam mengeluarkan hasil tes usap komisioner dan pegawai KPU Tangsel.

Bambang mengaku sudah mewanti-wanti Dinkes untuk segera mengeluarkan hasil tes usap karena pada tanggal 4 September 2020 KPU akan menerima pendaftaran bakal paslon.

Namun seperti tidak ditanggapi, hasil tes usap justru keluar setelah dua pekan lebih.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved