Breaking News:

Penemuan Mayat Pria Korban Mutilasi

Nunggak Uang Kos & Hidup Pas-pasan, Terkuak Sejoli Pemutilasi Hidup dari Gaji Laeli Ngajar Les Kimia

"Mereka tinggal di kos. Terdesak ekonomi untuk membayar sewa kos," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus pada Senin (21/9).

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Elga H Putra
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka berinisial DAF dan LAS diperlihatkan saat konferensi pers pengungkapan mutilasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta, dengan motif ingin menguasai harta korban. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sederet fakta terbaru terkait pasangan kekasih Djumadil Al Fajri (26) dn Laeli Atik Supriyatin (27) membunuh dan memutilasi Rinaldi Harley Wismanu (32) mulai terkuak.

Rupanya sejoli ini membunuh demi menguasai harta manajer HRD tersebut.

Nantinya harta itu digunakan untuk membayar sewa indekos yang selama ini menunggak.

TONTON JUGA:

"Mereka tinggal di kos. Terdesak ekonomi untuk membayar sewa kos," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus pada Senin (21/9).

Tak hanya itu, Yusri menyebut sejoli ini juga beberapa hari tak makan karena tidak memiliki uang.

Butuh 2 Hari Mutilasi, Terbongkar Fajri Sempat Main Game Online Dekat Jasad Korban

Yusri menjelaskan, Laeli dan Fajri selama ini memang tinggal bersama dalam satu kos.

Mereka hidup bersama setelah Fajri berpisah dengan istri sahnya karena kehadiran Laeli.

FOLLOW JUGA:

"Dan yang bekerja itu adalah L sebenarnya. L sempat mengajar les untuk mahasiswa suatu perguruan, karena dia ahli dalam kimia ya," ucap Yusri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved