Narapidana China Kabur

Napi Gembong Narkoba Kabur dari Lapas Tangerang, Kakanwil Banten Belum Diperiksa

Kaburnya gembong narkoba terpidana mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan tampaknya bukan pukulan telak bagi Direktorat Pemasyarakatan (Dirjen PAS).

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS Tejo Harwanto saat memberi keterangan di kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (25/9/2020). 

"Pemindahan ini adalah wujud komitmen tegas perang terhadap narkoba dari jajaran Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, juga sebagai bagian upaya deteksi dini terhadap hal-hal yang bisa menjadi ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban di lapas," jelas Rika.

Diberitakan sebelumnya, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) alias narapidana di Lapas Kelas I Tangerang berhasil melarikan diri.

Lucunya, narapidana asal Cina bernama Cai Ji Fan yang divonis mati tersebut melarikan diri melalui gorong-gorong yang ia gali sendiri sampai keluar Lapas.

Polres Metro Tangerang Kota pun sudah mengamankan beberapa barang bukti yang diduga digunakan Cai Ji Fan untuk melarikan diri dari Lapas Kelas I Tangerang pada pekan lalu.

Kedalaman gorong-gorong itu sendiri sekira tiga meter berdiameter dua meter diduga digali sendiri oleh Cai Ji Fan menggunakan alat seadanya.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan pihaknya sudah mengamankan beberapa barang bukti yang diduga kuat digunakan Cai Ji Fan untuk melarikan diri.

"Memang ada beberapa barang bukti yang kita temukan, diantaranya alat gali, pahat, obeng dan peralatan lainnya yang digunakan napi dimaksud untuk melarikan diri," jelas Sugeng, Rabu (23/9/2020).

Narapidana berwarganegaraan Cina itu sendiri diduga kabur berkat bantuan dari pihak lain sebab, lanjut Sugeng, pihaknya sedang memeriksa saksi.

Mulai dari sipir dan teman satu ruangan Cai Ji Fan yang tidak ikut melarikan diri.

Dari keterangan saksi, teman satu kurungannya dan pemeriksaan di lokasi, ditemukan kalau gorong-gorong tersebut memiliki panjang sampai puluhan meter.

"Kita ukur kemarin berdasarkan perhitungan kami dengan Kalapas kurang lebih 30 meter, dan itu lumayan jauh dan hanya cukup untuk satu orang," beber Sugeng.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved