Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

KPAI Masih Menemukan Anak-anak Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja

Komisioner KPAI Divisi Wasmonev, Jasra Putra, menjelaskan pihaknya telah menugaskan tiga orang untuk ke lapangan

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Massa yang diduga pelajar enggan membubarkan diri setelah unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja selesai, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 17.23 WIB, Selasa (20/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pihak Komisi Perlindundungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan adanya anak-anak yang terlibat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja, di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Komisioner KPAI Divisi Wasmonev, Jasra Putra, menjelaskan pihaknya telah menugaskan tiga orang untuk ke lapangan.

Tujuannya, kata dia, guna memastikan anak-anak yang terlibat demonstrasi terlindungi hak-haknya.

Dia menjelaskan, pengawasan di lapangan dimulai pukul 13.30 WIB sampai 17.30 WIB.

"Kami melakukan koordinasi dengan Kanit PPA Mabes Polri dan Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Anak Republik Indonesia," jelas dia kepada awak media, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Gubernur Banten Beri Teguran Keras kepada Wali Kota Tangerang Terkait Mekanisme Penyaluran Bantuan

Baca juga: Makam Covid-19 Penuh, TPU Tegal Alur Buka Lahan Baru

“Pelibatan anak dalam demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja masih banyak anak-anak terlibat dari berbagai daerah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi," lanjutnya.

KPAI menduga, mereka masih Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Ratusan keterlibatan anak ini diperkiran berbagai macam tingkatan satuan pendidikan mulai dari usia SMP, SMU, dan SMK, serta masih ada mengaku sudah tidak sekolah lagi," bebernya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved