Kerusuhan Demo di Gedung Parlemen AS: 1 Orang Meninggal Dunia, Lainnya Luka-luka

Aksi protes tersebut adalah puncak dari kebencian selama berminggu-minggu yang dipicu oleh klaim palsu Presiden Donald Trump bahwa pemilu telah dicuri

Editor: Erik Sinaga
AP PHOTO/ SHAFKAT ANOWAR
Pendukung Presiden Donald Trump berkumpul di luar Gedung Kongres AS, Rabu, 6 Januari 2021, di Washington. 

Para pengunjuk rasa berkumpul di National Mall pada Rabu pagi untuk memprotes hasil pemilu. Selama rapat umum, Trump mendesak para pendukungnya untuk pergi ke Gedung Parlemen. Para pengunjuk rasa datang ke Capitol Hill.

Baca juga: Presiden Donald Trum Terancam Kehilangan Akun Twitter, Kicauannya Bikin Rusuh

Baca juga: Demo Rusuh di Gedung Kongres, Trump Akhirnya Minta Pendukung Pulang

Baca juga: MYD Wajib Lapor Tiap 2 Minggu, Bagaimana Nasib Gisella Anastasia? Ini Kata Polisi

"setelah pernyataan presiden," kata Kepala Polisi DC Robert Contee.

"Jelas bahwa kerumunan itu bermaksud menyakiti petugas kami dengan menyebarkan bahan kimia yang mengiritasi polisi untuk memaksa masuk ke Capitol Amerika Serikat.” Rabu sore, beberapa anggota parlemen dari Partai Republik meminta Trump untuk mendesak pendukungnya agar mundur.

“Melakukan hal itu adalah "hal terakhir yang akan Anda lakukan yang penting sebagai Presiden," kata Rep. Chip Roy, R-Texas, di Twitter. Dalam sebuah video yang diposting di Twitter, Trump mendesak para pendukungnya untuk "pulang". Tapi dia mengulangi klaim palsu tentang pemilihan yang dicuri. (Penulis : Bernadette Aderi Puspaningrum)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Video Detik-detik Pedemo Pro-Trump Terobos Keamanan Gedung Parlemen AS

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved