Breaking News:

Kunjungan Umat Tionghoa ke Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi Berkurang, Ini Penyebabnya

Tahun Baru Imlek 2572 kali ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19, kunjungan umat ke Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi berkurang sebanyak 60 persen.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi, Jumat (12/2/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Tahun Baru Imlek 2572 kali ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Kunjungan umat ke Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi berkurang sebanyak 60 persen.

Kepala Seksi Kelenteng Benny Anam mengatakan, kelenteng tetap dibuka untuk umat saat perayaan Imlek tahun ini.

"Tahun ini tetap umat diperbolehkan datang ke kelenteng untuk berdoa, tetapi kita atur dengan protokol kesehatan," kata Benny, Jumat (12/2/2021).

Pihaknya tidak menggelar kegiatan apapun dalam perayaan Tahun Baru Imlek kali ini, misalnya seperti pertunjukkan barongsai, pesta kembang api dan panggung kesenian agar tak memancing kerumunan.

"Berkurang untuk umat yang datang, 50 sampai 60 persen berkurangnya, mungkin ada yang enggak datang atau mungkin ada juga yang datang sembahyang sebentar terus pulang," ucapnya.

Baca juga: Ditinggal Suami Beli Nasi Padang, Ani Kaget Pria Misterius Tiba-tiba Masuk ke Dalam Mobilnya

Kelenteng Hok Lay Kiong merupakan pusat kumpul umat Tionghoa, khususnya di Bekasi pada saat perayaan Imlek.

Ribuan orang dari berbagai wilayah akan datang melakukan ritual sembahyang dan menghabiskan malam Tahun Baru Imlek di lokasi tersebut.

Namun, pandemi Covid-19 memkasa pengurus kelenteng membuat himbau agar umat datang secara bergiliran.

Mereka tidak menggelar sembahyang bersama, kegiatan boleh dilakukan secara perorangan dengan datang tidak bergerombol. 

"Soalnya kan kita himbaukan juga kalo sudah selesai sembahyang segera untuk pulang," tegasnya.

Baca juga: Jual Bantal Sambil Beramal, Pasutri Asal Cakung Dapat Omzet Rp200 Juta Sebulan: Sempat Kemalingan

Penerapan protokol kesehatan juga dijalanlan pengurus kelenteng, setiap warga yang datang wajib memakai masker, mencuci tangan dan dicek suhu tubuhnya.

"Untuk masa masa Pandemi begini kita memang ada penambahan petugas, terutama untuk petugas yang berjaga di depan untuk menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved