Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Benyamin Davnie Sudah Prediksi Gugatan Keponakan Prabowo Ditolak Mahkamah Konstitusi

Calon Wali Kota nomor urut 3, Benyamin Davnie, tertawa lepas usai sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa Pilkada Tangerang Selatan

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Serpong, Kamis (11/2/2021). Benyamin Davnie Sudah Prediksi Gugatan Keponakan Prabowo Ditolak Mahkamah Konstitusi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Calon Wali Kota nomor urut 3, Benyamin Davnie, tertawa lepas usai sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel), hari ini, Rabu (17/2/2021).

Melalui sambungan telepon kepada awak media, ia mengucapkan syukur hasil putusan MK yang menolak gugatan pemohon dalam hal ini,  pasangan calon nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Benyamin yang saat ini masih menjabat Wakil Wali Kota Tangsel itu mengaku sudah memprediksi putusan MK itu.

"Ya Alhamdulillah sesuai dengan prediksi kita, sesuai dengan pertimbangan hukum kita dan sesuai dengan permohohan kita kepada MK, bahwa minta untuk gugatan mereka ditolak karena alasan yang audah kita sampaikan," ujar Benyamin.

Benyamin kini menunggu putusan KPU Tangsel untuk menetapkan dirinya sebagai pemenang Pilkada usai putusan MK.

"Ya dalil kita Alhamdulillah diterima sama MK, saya bersyukur atas putusan MK ya selanjutnya saya akan menunggu putusan dari KPU tentang penetapan pemenang," kata Benyamin yang mencalonkan diri pada Pilkada Tangsel didampingi Pilar Saga Ichsan itu.

Pada persidangan sebelumnya, kuasa hukum Benyamin-Pilar menyampaikan dalil yang menyanggah dalil pemohon, salah satunya menyebut selisih suara yang tidak memenuhi syarat untuk menggoyahkan hasil perolehan suara.

"Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada tim hukum, tim data, tim IT, tim administrasi kita yang sejak awal itu sudah mengumpulkan bukti semua dokumen dipersiapkan foto-foto dan sebagainnya sehingga berguna dan bermanfaat pada waktu proses sekarang ini," kata Benyamin. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, pada saat sidang putusan MK, Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih membacakan alasan penolakan gugatan pemohon yang didasarkan pada dalil berbagai kecurangan secara terstruktur sistematis dan masif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved