Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

PPKM Diklaim Efektif, Tingkat Keterisian Kasur Pasien Covid-19 di Tangerang Menurun

Tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 atau Bed Ocupancy Rate di Kota Tangerang semakin berkurang

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Ilustrasi. Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 atau Bed Ocupancy Rate di Kota Tangerang semakin berkurang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengklaim kalau tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 atau Bed Occupancy Rate di Kota Tangerang semakin berkurang.

Hal tersebut digadang-gadang karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan sejak pertengahan Januari 2021.

"Untuk Bed Ocupancy di Kota Tangerang itu sekarang angkanya 60 persen," Jelas Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021).

Arief mengaku pemberlakuan PPKM sangat efektif menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Sebab, sejak diberlakukannya PPKM di kota seribu industri itu, rata-rata penambahan kasus positif Virus Corona perharinya hanya 30 orang.

"Angkanya sekarang justru semakin turun, kalau dulu di awal Januari perhari di atas 60 kasus pertambahannya, sekarang 30-an," ungkap Arief.

"Apalagi sekarang sudah mulai vaksi tahap kedua, mudah-mudahan vaksinasi itu bisa semakin menekan angka penyebarannya (Covid-19)," imbuh dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang lanjutkan proses vaksinasi tahap kedua kepada sebanyak 21.833 penerima vaksin dengan target petugas pelayanan publik yang bertugas di Kota Tangerang.

Menurut Arief, pada hari pertama pelaksanaan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik ditargetkan dapat diberikan kepada sebanyak 6.675 vaksin yang sudah terdaftar.

"Yang divaksin hari ini petugas Pol PP, Dishub, ASN kecamatan dan kelurahan. Termasuk guru yang jumlahnya 3.600 orang yang juga divaksin hari ini," terang Arief.

Baca juga: Saat Hujan Jumat Dini Hari, Angin Puting Beliung Terjang Permukiman Warga Kampung Sawah

Baca juga: 2 Oknum Polisi jadi Pembunuh: Bripka CS Ngamuk di Kafe, Aipda di Sumut Tewaskan 2 Wanita Muda

Baca juga: Ingin Tetap Penuhi Nutrisi Alami Tetapi Sibuk? Begini Caranya

"Prosesnya berlangsung sampai beberapa hari ke depan," imbuhnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut masih terdapat sejumlah kekurangan walaupun Pemkot sudah mempersiapkan sebanyak 30 lajur untuk mempercepat proses pemberian vaksin.

"Masih perlu disempurnakan, agar prosesnya bisa berjalan lebih cepat lagi," tutupnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved