Breaking News:

Remaja Pengemudi Mercy yang Tabrak Pesepeda di Bundaran HI Negatif Narkoba: Tulang Rusuk Rusak

Polisi telah melakukan tes urine terhadap DA, remaja berusia 19 tahun yang menabrak pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

ISTIMEWA
Petugas keamanan menolong pesepeda yang menjadi korban tabrak lari, di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021) pagi. Polisi telah melakukan tes urine terhadap DA, remaja berusia 19 tahun yang menabrak pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi telah melakukan tes urine terhadap DA, remaja berusia 19 tahun yang menabrak pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Hasilnya, DA dinyatakan negatif mengonsumsi narkotika berdasarkan tes urine.

"Hasil pemeriksaan urine tersangka negatif narkoba dan alkohol," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Minggu (14/3/2021).

Oleh karena itu, DA dipastikan dalam kondisi sadar saat mengemudikan mobil Mercedes Benz (Mercy) dan menabrak pesepeda.

Peristiwa tabrak lari ini terjadi pada Jumat (12/3/2021) di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Petugas keamanan menolong pesepeda yang menjadi korban tabrak lari, di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021) pagi.
Petugas keamanan menolong pesepeda yang menjadi korban tabrak lari, di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021) pagi. (ISTIMEWA)

Kejadian tersebut juga diinformasikan oleh akun Twitter @TMCPoldaMetro.

Seusai menabrak pesepeda, pelaku yang masih remaja langsung tancap gas untuk melarikan diri.

Namun, DA akhirnya ditangkap di kediamannya di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Ia mengaku takut dan syok sehingga kabur setelah menabrak.

Baca juga: Pengemudi Porsche Ugal-ugalan saat Dikawal Dishub, Langsung Ditindak Polisi: Itu Membahayakan

Baca juga: Larang Sepeda Motor Melintas, Petugas Dishub Jaga Jalur Sepeda di Jalan Sudirman

Baca juga: Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Dinas Perumahan Rakyat DKI Terkendala Memasarkan Rumah DP Nol Rupiah

DA telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 310 ayat 3 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved