Mendikbud Nadiem Makarim Jawab Jadwal Pembelajaran Tatap Muka, Mulai Hari Ini Sesuai SKB 4 Menteri
Terkait kebijakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim menjawab.
TRIBUNJAKARTA.COM - Terkait kebijakan pembelajaran tatap muka ( PTM), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim menjawab.
Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran tatap muka ( PTM) mulai diterapkan hari Selasa (30/3/2021) ini.
Keputusan Mendikbud Nadiem Makarim tentang pembelajaran tatap muka ( PTM) diterapkan mulai hari ini atau terkait sejak Surat Keputusan Bersama ( SKB) 4 Menteri terbit.
Namun ini berlaku bagi sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang guru atau pendidiknya telah selesai vaksinasi Covid-19.
“PTM diberlakukan mulai dari kebijakan ini keluar, yakni hari ini," kata Nadiem Makarim saat menjawab pertanyaan wartawan dalam live streaming youtube Kemendikbud RI, Selasa (30/3/2021) siang.
"Jadi bagi sekolah-sekolah yang gurunya sudah selesai divaksinasi bisa langsung memulai program PTM terbatas,” sambungnya.
TONTON JUGA:
Menurut Nadiem, PTM ditargetkan bisa diterapkan secara menyeluruh mulai tahun ajaran baru Juli 2021 nanti.
Namun, untuk menuju kesana proses penerapan PTM harus segera dilakukan oleh sekolah-sekolah yang sudah memenuhi syarat vaksinasi tadi.
Baca juga: Oknum Polwan Selingkuh dengan Seniornya Digerebek Polisi, Sang Suami Lihat Celana Istrinya Sobek
Baca juga: Detik-detik Perampokan Uang Rp 300 Juta untuk ATM Bank BRI Unit Kukun, Petugas Pengawal Tertembak
Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi guru sudah dimulai sejak awal Maret 2021, namun masih belum optimal.
Oleh sebab itu, pihaknya berusaha bekerja sama dengan satuan pendidikan agar bisa mendatangkan guru-gurunya sekaligus untuk vaksinasi.

Sedangkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyatakan mendukung PTM diberlakukan, tetap mengingatkan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dalam pelaksanaanya.
Mendagri bahkan mengizinkan pemerintah daerah untuk menggunakan APBD, belanja tidak terduga dan anggaran penanggulangan covid-19 untuk mendukung PTM secara bertahap dan hati-hati.
Baca juga: Seorang Pria Dibakar Hidup-hidup Tetangganya di Cengkareng, Istri Korban Histeris
Baca juga: Pasca Penyergapan Teroris di Bekasi dan Condet, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar
“Kita berharap semua tahapan bisa dilakukan dengan baik. Semua daerah bisa melakukan dengan baik dan tepat, dengan harapan PTM bisa dilakukan secara menyeluruh pada waktunya nanti,” ujarnya.
Seperti diberitakan, pemerintah akhirnya memutuskan mulai menerapkan pembelajaran tatap muka ( PTM) alias offline secara terbatas di seluruh jenjang pendidikan. Sejumlah aturan untuk menjadi panduan PTM terbatas ini pun disosialisasikan.