Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Jelang Ramadan, Pemkot Bekasi Perpanjang PPKM Mikro: Mal, Restoran Tutup Pukul 21.00 WIB

Pemerintah Kota Bekasi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ilustrasi. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran bernomor 556/460/SET.Covid-19 tentang PPKM Mikro 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jelang memasuki bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah, Pemerintah Kota Bekasi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran bernomor 556/460/SET.Covid-19 tentang PPKM Mikro dalam upaya penanganan dan pengendalian Covid-19.

"Surat edaran tersebut berlaku terhitung sejak 6 April 2021 sampai dengan 19 April 2021, ditujukan untuk para pimpinan pelaku usaha," kata Rahmat dalam keterangan resminya, Kamis (8/4/2021).

Terdapat beberapa poin aturan dalam kebijakan PPKM Mikro tersebut, terutama membatasi jam operasional tempat usaha seperti mal, pasar dan sebagainya hingga pukul 21.00 WIB.

"Terhadap pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pelaku usaha perdagangan lainnya jam operasional dimulai pukul 07.00 sampai dengan 21.00 WIB dan yang memiliki izin operasional 24 jam tidak berlaku," terangnya.

Untuk rumah makan, restoran dan sejenisnya di luar mal, boleh melayani dine in atau makan di tempat hingga pukul 21.00 WIB.

"Diatas jam tersebut hanya diperbolehkan untuk take away drive thru dengan jam operasional sampai pukul 23.00 WIB," tegasnya.

Adapun untuk seluruh tempat atau kegiatan usaha, wajib menerapkan standar protokol kesehatan seperti, wajib masker, pembatasn kapasitas untuk jaga jarak dan menyedikan fasilitas cuci tangan.

"Untuk kegiatan fasilitas umum dapat dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen, kegiatan seni, sosial dan budaya yang dapat menimbulkan kerumunan dapat dilaksanakan maksimal 25 persen," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved