Menginap Tanpa Pamit, Saat Pulang Ternyata Berpakaian Seksi, Istri Tewas Dibantai Suami

Lantaran menginap tanpa pamit dan ketahuan berpakaian seksi, seorang istri tewas dibantai suami.

Editor: Elga H Putra
TRIBUNMEDAN
Ilustrasi pembunuhan. Lantaran menginap tanpa pamit dan ketahuan berpakaian seksi, seorang istri tewas dibantai suami. 

Kejelian polisi memang sangat diuji dalam hal ini.

Foto tersangka Terbit Sitepu (29).
Foto tersangka Terbit Sitepu (29). (TribunBatam.id/Eko Setiawan)

Kecurigaan awal polisi yakni melihat pisau yang sudah dibersihkan pelaku.

Setelah polisi melihat adanya keganjilan, polisi menggelar olah TKP ulang.

Dari olah TKP ulang itu, penyidik Polsek Lubuk Baja menemukan fakta mencengangkan.

Ternyata pisau itu menancap di leher korban karena dilempar dari jarak 2 meter ketika mereka cekcok.

Yang membuat miris, pelemparan pisau itu dilakukan oleh Terbit Sitepu di depan anak lelakinya yang masih berumur 6 tahun.

"Dari olah TKP ulang, kami tahu kalau pisau itu bukan nancap saat dia terjatuh di kamar mandi. Awalnya mereka cekcok, kemudian terjadilah pelemparan pisau itu. Pisau menancap ke leher korban dan memutuskan urat Vena di leher korban. Anaknya melihat itu. Namun saat istrinya jatuh pelaku langsung minta tolong untuk meminta bantuan," ujar Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana ketika dikonfirmasi, Senin (15/3/2021).

Penetapan Terbit Sitepu sebagai tersangka ternyata melalui lika liku.

Baca juga: Gerak-gerik Bikin Curiga, Oknum Polisi Kepergok Ngumpet di Kamar Mandi Rumah Wanita Bersuami

Baca juga: Suami Tak Ada & Punya 5 Anak Buat PSK Ini Nekat Beroperasi Saat Ramadan, 2 PSK Lain Kabur Naik Motor

Meski telah menaruh curiga dengannya setelah mendapati pisau yang sudah dicuci dan dibersihkan, namun tetap Terbut Sitepu tidak mau mengakuinya.

Ia beralasan istrinya meninggal dunia karena jatuh di kamar mandi dan tertusuk pisau.

Polisi lagi-lagi memutar otak untuk membuat Terbit Sitepu mengaku.

Melihat tersangka yang ibadahnya kuat, polisi kemudian memberikan sentuhan rohani kepada suami Ayu Khasiatni (32) ini.

Terbit Sitepu akhirnya mengakui perbuatannya kepada penyidik setelah menjalankan solat malam.

"Saya bilang, Tuhan itu maha pengampun. Kami pun memberikan sentuhan rohani. Sampai akhirnya yang bersangkutan mengakui perbuatannya," ungkap Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana ketika dikonfirmasi, Senin (15/3/2021).

Sebagian Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pria di Nunukan Tega Membacok Istrinya hingga Tewas lantaran Tak Pamit Keluar Rumah

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved