Modal Rp 100 Ribu, Ayah Tiri Rudapaksa Anak 13 Tahun Selama Tiga Tahun, Guru Ngaji Bongkar Semuanya
Hanya bermodalkan uang Rp 100 ribu, seorang ayah tiri tega merudapaksa anak berusia 13 tahun selama tiga tahun terakhir.
"Dari tahun 2019 ya bulan Maret, sudah berkali-kali.
Sampai (masuk), ya makanya nih nanti lihat hasil visumnya lah. Tapi kan visum belum keluar," kata Jun saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).
Jun mengatakan, BGW memerkosa korban saat istrinya sedang tidak di rumah.
"Ya mungkin saat ibu kandungnya enggak ada," ujarnya.
Baca juga: Tak Ada yang Curiga, Ketua RT Kaget Tahu Ayah Tiri Perkosa Anak Sudah Dilakukan Sejak 2 Tahun Lalu
Pelaku kerja serabutan
BGW (38), sosok ayah tiri yang memerkosa anaknya sendiri, di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) dikenal tertutup.
Hal itu diungkapkan Achmad Sofyan, Ketua RT di tempat tinggal pelaku dan korban.
Sofyan mengatakan, BGW tinggal bersama istri dan tiga anaknya, termasuk korban yang baru berusia 12 tahun.
Secara pergaulan, BGW termasuk cukup tertutup, dari interaksi terbatas itu, Sofyan tidak menaruh kecurigaan.
"Karena tertutup kan sifatnya ya, enggak tahu di dalamnya bagaimana, secara bertetangga sih saya anggap sih baik ya mungkin ya. Tapi kedalam enggak tahu ya kondisinya," ujar Sofyan.
Sofyan mengungkapkan, BGW baru tiga tahun tinggal di rumahnya yang saat ini ditempati di Ciputat setelah menikahi istrinya yang sudah memiliki empat anak.
Dalam satu rumah itu terdapat lima penghuni, karena satu anak tinggal di pesantren.
Sepengetahuan Sofyan, BGW hanya kerja serabutan, sedangkan istrinya ibu rumah tangga.
"Kerjanya serabutan," kata Sofyan.
"Tinggal di sini tiga empat tahun lalu," ucap dia.
Baca berita tentang Pencabulan lainnya di TribunJakarta.com
Sebagian artikel ini disarikan dari TribunBanten.com dengan judul Ayah Tiri di Serang Rudapaksa Anak 13 Tahun Selama 3 Tahun, Dari Guru Mengaji Terungkap