Breaking News:

Mapolsek Ciracas Dirusak

Pengadilan Militer II-08 Jakarta Bacakan Vonis Prada Ilham, Terdakwa Perusak Polsek Ciracas 29 April

Oknum anggota TNI AD, Prada Muhammad Ilham segera menjalani sidang putusan dalam kasus perusakan Polsek Ciracas,

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana jalannya sidang perdana Prada Muhammad Ilham di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (14/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Oknum anggota TNI AD, Prada Muhammad Ilham segera menjalani sidang putusan dalam kasus perusakan Polsek Ciracas, Polrestro Jakarta Timur di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.

Kepala Oditurat II-07 Jakarta Kolonel Sus Faryatno Situmorang mengatakan sidang putusan terhadap Prada Muhammad Ilham dijadwalkan digelar pada Kamis (29/4/2021) mendatang.

"Untuk sidang acara pledoi (keberatan dari terdakwa), replik (jawaban jaksa atas tanggapan terdakwa) sudah selesai. Tinggal putusan tanggal 29," kata Situmorang saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI dalam Kasus Perusakan Polsek Ciracas

Pada sidang putusan tersebut Majelis Hakim bakal menentukan apa Prada Ilham dinyatakan bersalah atau tidak atas insiden perusakan Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020 lalu.

Sidang putusan digelar terbuka untuk umum, namun jumlah orang dalam ruang sidang Pengadilan Militer dibatasi guna mencegah kerumunan karena situasi pandemi Covid-19.

"Sidang putusan dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB," ujarnya.

Dalam sidang tuntutan pada Kamis (15/4/2021) lalu Oditur Militer yang merupakan Jaksa dalam peradilan militer menyatakan Prada Ilham bersalah karena menyebarkan berita bohong.

Baca juga: Jaksa Militer Berencana Hadirkan Dokter Jiwa jadi Saksi Ahli dalam Kasus Perusakan Polsek Ciracas

Yakni bahwa dia mengaku dikeroyok sejumlah warga di kawasan Arundina, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas sehingga menyulut emosi oknum anggota TNI lain lalu merusak Polsek Ciracas.

Prada Ilham disangkakan pasal 14 ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dia dituntut hukuman penjara 1,5 tahun dan pidana tambahan dipecat dari anggota TNI.

"Kami mohon agar Majelis Hakim Pengadilan Militer menjatuhkan terdakwa hukuman dengan hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan dikurang selama terdakwa dalam masa tahanan sementara. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer cq TNI Angkatan Darat. Mohon agar terdakwa ditahan,"​ kata Oditur Militer di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Sebagai informasi, dalam kasus perusakan Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020 penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom)​ menetapkan 77 oknum anggota TNI jadi tersangka, termasuk Prada Ilham.

Baca juga: Sebar Kabar Bohong, Prada Muhammad Ilham di Kasus Perusakan Polsek Ciracas Terancam 10 Tahun Penjara

Rinciannya 67 oknum anggota TNI AD, 9 oknum anggota TNI AL, dan 1 oknum anggota TNI AU yang semuanya kini sudah bersatus terdakwa dan menjalani proses persidangan di Pengadilan Militer.

Beda dengan Prada Ilham yang disangkakan menyebarkan berita bohong, 76 oknum anggota TNI lain disangkakan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang, lalu 406 KUHP tentang Perusakan, lalu​ 351 KUHP tentang Penganiayaan. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved