Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Keliling Permukiman, Lurah Pademangan Timur Tempel Stiker Larang Warga Mudik Lebaran

Lurah Pademangan Timur mengimbau warga agar tidak melakukan mudik maupun pulang kampung saat momen Lebaran 1442 Hijriah

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Lurah Pademangan Timur Bambang Mulyanto menempelkan stiker larangan mudik di permukiman warga, Senin (3/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Lurah Pademangan Timur Bambang Mulyanto berkeliling ke permukiman Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (3/5/2021) petang.

Bersama jajarannya, Bambang mengimbau warga agar tidak melakukan mudik maupun pulang kampung saat momen Lebaran 1442 Hijriah.

Pantauan TribunJakarta.com, dalam proses memberikan imbauan, Bambang juga menempelkan stiker di beberapa titik.

Stiker tersebut bertuliskan "JANGAN Pulang Kampung atau Mudik Demi Memutus Mata Rantai COVID-19".

"Untuk kegiatan ini, sore ini kita menempel stiker imbauan untuk tidak pulang kampung atau mudik untuk memutus mata rantai di Jakarta maupun di daerah," kata Bambang.

Ada empat titik di permukiman Pademangan Timur yang ditempeli stiker larangan mudik.

Baca juga: Sistem Buka Tutup Diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta Saat Larangan Mudik 6-17 Mei 2021

Larangan ini, kata Bambang, sekaligus guna membangun pikiran positif pola hidup sehat di tengah permukiman.

"Imbauan itu supaya warga di rumah, tidak pulang kampung, tidak mudik untuk mencegah Covid-19 yang saat ini merebak," kata Bambang.

Baca juga: Puncak Mudik di Terminal Bayangan Cimanggis Tangsel Sudah 3 Hari Lalu, PO Panen Penumpang

Lurah memastikan bahwa imbauan larangan mudik Lebaran di tengah masa pandemi ini bakal rutin dilakukan ke depannya.

Hal ini untuk terus memastikan mobilisasi warga terbatasi agar tidak keluar masuk Jakarta.

Baca juga: Rencana Pembunuhan ke Aiptu Tomi Sudah Dipikirkan Selama Tiga Bulan, Eksekusi NA Malah Salah Sasaran

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.⁣

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved