Breaking News:

Driver Ojol yang Anaknya Tewas Karena Sate Beracun Sianida Kiriman Nani Aprilia, Masih Trauma Ngojek

Driver ojek online atau ojol yang anaknya menjadi korban sate beracun sianida, Bandiman mengaku masih trauma.

TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Huda dan KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Bandiman, ayah Naba korban sate sianida (Kiri). Nani, pengirim sate sianida mengaku menyesal (kanan). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Driver ojek online atau ojol yang anaknya menjadi korban sate beracun sianida, Bandiman mengaku masih trauma.

Bandiman adalah driver ojol yang diminta pelaku Nani Aprilia Nurjaman (NA) untuk mengirimkan sate beracun sianida ke rumah Aiptu Tomi.

Nani mengirimkan paket sate maut melalui Bandiman, seorang pengemudi ojol warga Salakan, Sewon, Bantul yang anaknya jadi korban.

Anak pengemudi Ojol itu bernama Naba (NFP), ketika jadi korban racun itu, NFP masih jadi siswa di sekolah dasar (SD) Muhamadiyah IV Karangkajen, Sewon, Bantul.

Target awal dari Nani adalah seorang pria bernama Tomi, pria yang disebut pernah menjalin hubungan dengan tersangka.

Setelah penyelidikan dikembangkan, Tomi ternyata anggota polisi Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Yogyakarta .

Motif tersangka mengirim paket sate beracun yang dirilis polisi kepada awak media adalah tersangka sakit hati karena tak dinikahi.

TONTON JUGA:

Lantas bagaimana dengan keluarga Bandiman yang jadi korban salah sasaran karena ulah Nani?

Baca juga: Nani Aprilia Nurjaman Sudah Nikah Siri dengan Aiptu Tomi, Ketua RT Kaget Tentang Sate Beracun

Kuasa Hukum Bandiman, Chandra Siagian mengatakan kliennya bersyukur karena pelaku sudah tertangkap.

Halaman
1234
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved