Breaking News:

Debt Collector Kepung Anggota TNI

11 Debt Collector Ditangkap Usai Kepung TNI, Polisi: Kita Tidak Akan Pernah Kalah dengan Premanisme

Aksi komplotan debt collector yang mengepung anggota TNI Serda Nurhadi saat sedang mengemudikan mobil pada Kamis (6/5) dinilai tindakan premanisme

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus - Aksi komplotan debt collector yang mengepung anggota TNI Serda Nurhadi saat sedang mengemudikan mobil pada Kamis (6/5) dinilai tindakan premanisme 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Aksi komplotan debt collector yang mengepung anggota TNI Serda Nurhadi saat sedang mengemudikan mobil pada Kamis (6/5/2021) dinilai sebagai tindakan premanisme.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menegaskan, aksi percobaan perampasan kendaraan di tengah jalan merupakan tindakan premanisme.

Ia menilai apa yang dilakukan 11 debt collector yang sudah tertangkap ini tindakan ilegal alias melanggar hukum.

"Ini preman-preman semuanya, tidak sah. Ini mereka ilegal semuanya, tidak punya kekuatan hukum," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (10/5/2021).

Yusri meminta para debt collector menyadari bahwa negara ini adalah negara hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat diwawancarai terkait prostitusi di Hotel Reddoorz TIS Square, Jakarta Selatan, Jumat (23/4/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat diwawancarai terkait prostitusi di Hotel Reddoorz TIS Square, Jakarta Selatan, Jumat (23/4/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Karenanya, lulusan Akpol 1991 itu tegas mengingatkan bahwa pemerintah serta aparat TNI-Polri tak akan pernah kalah dengan aksi premanisme.

"Aparat dan pemerintah tidak akan pernah kalah dengan para preman ini. Kami akan proses seusai dengan hukum yang berlaku. Para pelaku lain dengan modus seperti ini segera berhenti," tegas Yusri.

Baca juga: 11 Debt Collector Ditangkap Usai Kepung TNI, Polisi Ungkap Prosedur Penarikan Kendaraan yang Tepat

Baca juga: Gugatan Dikabulkan, Tanah Seluas 103 Meter Berhasil Direbut Kembali, Nenek Arpah: Alhamdulillah Lega

Baca juga: Polisi Buru Zemba, Gembong Kepemilikan Senjata Api dari Kampung Ambon

Total 11 tersangka yang ditangkap dalam kasus ini masing-masing berinisial YAK (23), JAK (29), HHL (26), HEL (28), PA (30), GL (37), GYT (25), JT (21), AM (28), DS (35), dan HRL (25).

Mereka ditangkap pada Minggu (9/5/2021) setelah polisi menerima laporan dari Serda Nurhadi serta warga yang mobilnya hendak dirampas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved