Breaking News:

Mapolsek Ciracas Dirusak

Update Kasus Perusakan Polsek Ciracas: 15 Oknum Anggota TNI AD Ajukan Banding, 4 Masih Pikir-pikir

Pengadilan Militer II-08 Jakarta menyatakan 67 oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD)bersalah dalam kasus perusakan Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tiga oknum anggota TNI AD saat dihadirkan sebagai terdakwa dalam kasus perusakan Polsek Ciracas di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pengadilan Militer II-08 Jakarta menyatakan 67 oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD) bersalah dalam kasus perusakan Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020.

Proses persidangan 67 terdakwa yang terbagi dalam 21 berkas perkara sesuai Perwira Penyerah Perkara tersebut rampung pada Senin (24/5/2021) setelah bergulir bertahap selama tiga bulan.

Kepala Pengadilan Militer Utama Mayjen TNI Abdul Rasyid mengatakan dari total 67 terdakwa oknum anggota TNI AD 15 di antaranya melakukan upaya hukum banding atas putusan.

"15 di antaranya melakukan upaya hukum banding. Empat di antaranya menyatakan pikir-pikir, dan 48 terdakwa menyatakan menerima," kata Rasyid di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/5/2021).

Artinya baru 48 perkara yang dinyatakan inkrah atau berkekuatan hukum tetap karena terdakwa menerima putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta.

Kepala Pengadilan Militer Utama Mayjen TNI Abdul Rasyid saat memberi keterangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/5/2021).
Kepala Pengadilan Militer Utama Mayjen TNI Abdul Rasyid saat memberi keterangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Sementara proses hukum 15 oknum anggota TNI AD terdakwa perusakan Polsek Ciracas yang menyatakan banding bakal berlanjut di tingkat Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta.

Untuk empat terdakwa menyatakan pikir-pikir memiliki waktu tujuh hari sebelum menentukan menerima putusan Majelis Hakim atau mengambil langkah hukum melakukan banding.

Rasyid menuturkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta sudah mempertimbangkan segi keadilan, kepastian hukum bagi institusi TNI, kepentingan umum.

Baca juga: Dibuka 7 Juni - 1 Agustus 2021, Ini Tiga Lokasi Posko PPDB 2021 di Jakarta Utara

Baca juga: Denny Siregar Dikritik Tak Profesional Sebar Hoaks Anies Terima Gratifikasi Rumah Mewah

Baca juga: Maling Motor Berjaket Ojol Beraksi di Cilodong, Pelaku Kocar-kacir Melarikan Diri Dikejar Warga

"Kepentingan pertahanan negara. Dan tentunya kepada terdakwa agar mempunyai efek jera dan tidak mengulangi perbuatan yang sama," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved