Breaking News:

Korupsi Proyek Rumah DP 0 Rupiah

Eks Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Ditahan KPK, Ini Tanggapan Wagub DKI Jakarta

Yoory C Pinontoan adalah eks Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Leo Permana
Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Yoory C Pinontoan resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Yoory C Pinontoan adalah eks Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya. 

Dia juga mantan anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjabat posisi tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun angkat bicara perihal itu. 

"Terkait Pak Yoory, kami menghormati aparat hukum, KPK yang bekerja," kata Ariza, sapaannya, saat diwawancarai Wartawan, di Balai Kota Jakarta, Sabtu (29/5/2021).

"Tentu kami juga memberikan kesempatan kepada Pak Yoory untuk bisa memberikan keterangan yang baik sesuai fakta, situasi kondisi yang apa adanya, terbuka, dan juga yang bersangkutan diberi kesempatan untuk membela diri," sambungnya.

Baca juga: Pembelian Lahan di Munjul Jadi Obyek Korupsi, Begini Tanggapan Wagub Ariza

Menyoal aset yang dikorupsi Yoory C Pinontoan, kata Ariza, itu merupakan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

"Iya, kan masih dalam proses pembelian yang belum lunas, baru dua kali pembayaran," jelas Ariza. 

Baca juga: Muncul Kasus DBD, Permukiman Warga Ciracas Di-fogging

"Sementara ini, kami serahkan apa yang nanti menjadi kebijakan, keputusan KPK terkait aset, apakah disita dulu atau bagaimana, nanti kami lihat," tutup Ariza. 

Baca juga: Tips Agar Lolos Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17, Simak Sederet Hal Ini!

Diketahui, KPK juga berencana bakal memanggil Anies Baswedan sebagai saksi guna dimintai keterangannya perihal kasus tersebut.

Ariza enggan menjawab saat Wartawan mengonfirmasi Anies Baswedan apakah akan dimintai keterangan oleh KPK.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved