Breaking News:

Bawa Senjata Tajam, 2 Anggota Ormas Ditangkap Polisi saat Unjuk Rasa di PT Suzuki Tambun

2 orang anggota ormas ditangkap polisi karena ketahuan membawa senjata tajam saat unjuk rasa di PT Suzuki Tambun, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/6/2021).

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Ilustrasi unjuk rasa - 2 orang anggota ormas ditangkap polisi karena ketahuan membawa senjata tajam saat unjuk rasa di PT Suzuki Tambun, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/6/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Dua orang anggota organisasi masyarakat (ormas), ditangkap polisi karena ketahuan membawa senjata tajam saat unjuk rasa di PT Suzuki Tambun, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/6/2021).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan mengatakan, pihaknya melakukan upaya antisipasi terhadap aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan PT Suzuki.

Salah satunya kata dia, melakukan pembubaran dan penggeledahan peserta unjuk rasa sehingga didapati sejumlah senjata tajam.

"Kita mengamankan anggota ormas ya kedapatan membawa senjata tajam," kata Hendra saat dikonfirmasi.

Hendra menjelaskan, aksi unjuk rasa dilakukan sejumlah ormas terkait pengelolaan limbah di PT Suzuki Indomobil, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Ilustrasi unjuk rasa.
Ilustrasi unjuk rasa. (ISTIMEWA)

Pembubaran dilakukan polisi untuk mengantisipasi adanya kericuhan, sebab terdapat dua kubu ormas yang saling berhadapan.

"Massa berhasil kami bubarkan dengan menerjunkan Brimob, Samapta dan Sabhara setelah proses penyampanan pendapat dilakukan," terang Hendra.

Baca juga: Juru Parkir Ditemukan Tewas Tergeletak di Kawasan Blok M, Saksi: Tadinya Gemuk, Sekarang Jadi Kurus

Baca juga: Berkas Banding Rizieq Shihab dan Jaksa Segera Dilimpah ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Baca juga: Malam Kelabu di Kebun Tebu, Gadis Lugu Layu Digagahi Pria Baru Dikenal Seminggu

Adapun dalam sejumlah video di media sosial, ormas menggelar unjuk rasa di depan pabrik Suzuki di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Jumlah ormas yang datang ke lokasi cukup banyak, bahkan Jalan Diponegoro sempat mengalami macet saat polisi membubarkan peserta aksi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved