Breaking News:

Pemuda Asal Medan Ini Divonis 3 Tahun Penjara Karena Aniaya Ibu Kandung: Masalah Uang Jajan 

Aniaya ibu kandung, Rahim Fauzi Sitanggang divonis tiga tahun penjara. Sitanggang marah karena tidak diberi uang jajan lebih

net
ilustrasi palu hakim 

TRIBUNJAKARTA.COM-  Aniaya ibu kandung, Rahim Fauzi Sitanggang divonis tiga tahun penjara. Vonis tersebut diketuk palu majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Rabu (9/6/2021).

Sitanggang diseret ke pengadilan karena menganiaya ibu kandungnya sebab tidak diberi uang jajan lebih.

Tidak hanya itu, Majelis Hakim yang diketuai Ali Tarigan juga membebankan terdakwa membayar denda Rp 10 juta, dengan subsidar 3 bulan penjara.

Dikatakan hakim, adapun hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa telah melukai saksi korban yakni ibunya sendiri, sementara yang meringankan terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

Baca juga: Guru Ngaji yang Cabuli 5 Muridnya di Penjaringan Sogok Para Korban Pakai Uang Rp 20 Ribu

"Terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi," kata Hakim.

Majelis hakim menilai, Rahim terbukti bersalah melanggar Pasal 44 ayat 1 UURI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau pasal 351 ayat 1 jo Pasal 64 KUHpidana.

"Hukumanmu sudah ditinggalkan ya," kata hakim saat berkomunikasi dengan terdakwa yang mengikuti sidang secara daring.

Baca juga: Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Capai 50 Persen, Wagub DKI: Ini Harus Jadi Perhatian

Atas vonis tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Rizki maupun terdakwa yang sempat memohon agar hukumannya diringankan pun menyatakan terima.

Vonis tersebut, beda tipis dengan tuntutan Jaksa Rizki yang meminta supaya terdakwa dihukum 4 tahun penjara, denda Rp 10 juta, subsidar 6 bulan penjara.

Sentara itu, dalam sidang sebelumnya, Jaksa M. Rizki menghadirkan ibu kandung terdakwa yakni Tuti Yusnita memberikan kesaksian.

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved