Tangis Wanitanya Terdengar di Kamar Dewa Gitar, Sang Pacar Menyesal Besoknya Baru Sadar
Seorang pengamen berjuluk Dewa Bergitar, MZ (29) mencabuli gadis sebut saja Melati di Pelaihari Tanahlaut. Akal bulus tersangka buang aura gelap.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Kemudian tersangka mengatakan bisa membantu mengobati karena punya kemampuan dalam hal itu.
Lalu ia menawarkan pengobatan di kediamannya (rumah orangtuanya) di Desa Panggung.
Sekitar dua jam menimbang-nimbang, pasangan pemuda itu setuju. Lalu keduanya mengikuti MZ dari belakang menuju Desa Panggung.
Baca juga: Napi Kasus Cabul Main Handpone di Penjara, Kepala Pengamanan Rutan Bocorkan Asal Usul Dapat Ponsel
Setiba di rumah, MZ mengajak Melati masuk kamar untuk menjalani ritual pemgobatan. Sedangkan di cowok diminta berada di luar kamar.
"Saat itulah tersangka melakukan perbuatan tak senonoh. Si cowok kaget mendengar si cewek (korban) menangis. Pas di tengok, tersangka bilang tak ada apa-apa," papar Felly.
Kemudian si laki-laki kembali keluar kamar. Selajutnya tersnagka lagi-lagi mengulangi perbuatan asusila.
"Sepulang dari rumah tersangka, korban cerita kepada pacarnya itu. Lalu keesokan harinya lapor kepada kami," jelasnya.(banjarmasinpost.co.id/idda royani)
Pelaku Mengaku Niat Menyembuhkan
Kasus Pencabulan di Kalsel yang terjadi di Pelaihari Tanahlaut diakui pelaku, MZ (29) Warga Jalan Sri Rezeki Desa Panggung RT 15, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
MZ yang kini ditahan di Mapolsek Pelaihari, tak menampik laporan yang disampaikan korban kepada polisi hingga pria yang dikenal dengan dewa bergitar itu ditangkap polisi.
Namun, menurunya, itulah cara pengobatan yang dilakukan. Niatnya, ingin membantu menyembuhkan.
Baca juga: Lolos dari Guru Agama, Gadis 13 Tahun Malah jadi Korban Pelecehan Lurah, Chat Cabul Dibongkar Istri
Kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di ruang Unit Reskrim Polsek Pelaihari, MZ mengaku memiliki kemampuan melihat/membaca aura seseorang.
"Dulu saya kan pernah koma. Mungkin dari itulah sehingga saya bisa melihat sesuatu pada diri orang lain," tuturnya.
Ia mengakui menjamah ke organ intim 'pasien'nya. Jemari kanannya ia masukkan ke alat vital perempuan itu.
"Memang begitu cara penyembuhannya. Dimana tempat yang dikeluhkan, di situ yang harus saya sentuh. Maaf, jadi kalau keluhannya di situ, ya maaf harus saya pegang," paparnya.
Baca juga: Baru jadi Menantu Lima Bulan, Oknum Polisi Malah Terangsang Lihat Ibu Mertua Sampai Berbuat Cabul