Cerita Kriminal

Tragedi Kisah Cinta Terlarang, Wanita 32 Tahun Buang Bayi Setelah Kekasih Buang Badan

Tragedi Cinta terlarang membuat AH, wanita berusia 32 tahun tega membuang bayinya di di sekitar gedung serba guna Weekarou, Sumba Barat.

DOKUMENTASI SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi bayi.Tragedi cinta terlarang membuat AH, wanita berusia 32 tahun tega membuang bayi yang dikandungnya di di sekitar gedung serba guna Weekarou, Sumba Barat, Selasa (8/6/2021). 

Wanita Ini Lahiran di Toilet dan Buang Bayi ke Tempat Sampah IGD RS

Tempat sampah yang digunakan pelaku untuk membuang jasad bayinya, Kamisb (10/6/2021).
Tempat sampah yang digunakan pelaku untuk membuang jasad bayinya, Kamisb (10/6/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Mayat bayi mungil ditemukan di dalam tempat sampah di IGD Rumah Sakit Umum Bunda Aliyah, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Minggu (6/7/2021) malam oleh petugas kebersihan.

Tak dibungkus dengan kain lembut seperti bayi pada umumnya, bayi malang tersebut malah dibungkus menggunakan plastik berwarna kuning oleh orangtuanya yang tak bertanggung jawab.

Diwartakan TribunJakarta.com, selang 3 hari polisi berhasil mengamankan pelaku pembuangan mayat bayi.

Pelakunya tak lain adalah ibu kandung bayi tak berdosa itu, IM (21).

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, mengatakan, bayi tersebut dilahirkan pada waktunya, lantaran sudah sembilan bulan di dalam kandungan.

“Kalau bayi ini memang saatnya melahirkan, jadi sudah sembilan bulan. Jadi dia tidak seperti kasus terdahulu menggunakan memaksa untuk keluar. Ini memang sudah saatnya keluar,” ujar Imran saat memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Kamis (10/6/2021).

Jasad bayi di dalam tempat sampah kamar mandi Rumah Sakit Bunda Aliyah, Pancoran Mas, Kota Depok.
Jasad bayi di dalam tempat sampah kamar mandi Rumah Sakit Bunda Aliyah, Pancoran Mas, Kota Depok. (Istimewa)

“Jadi yang bersangkutan melahirkan di kamar mandi dan mayat bayi dimasukan ke kantong plastik dan dimasukan ke tempat sampah,” timpalnya.

Imran mengatakan, bayi tak berdosa ini berjenis kelamin perempuan dan dalam kondisi normal saat ditemukan.

“Normal, perempuan ya,” kata Imran singkat.

Lebih lanjut, Imran berujar IM datang ke Rumah sakit bukan untuk kepentingan persalinan.

“Ketika datang pengakuannya dalam rangka berobat,” ujarnya.

Imran mengatakan IM datang ke rumah sakit karena merasa perutnya sakit.

"Nah kalau dia ke rumah sakit karena sakit perut kembung,” ungkapnya.

Bukannya ke ruang persalinan, IM justru lari ke kamar mandi dan melahirkan sendirian di sana.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved