Breaking News:

Cerita Kriminal

Tragedi Kisah Cinta Terlarang, Wanita 32 Tahun Buang Bayi Setelah Kekasih Buang Badan

Tragedi Cinta terlarang membuat AH, wanita berusia 32 tahun tega membuang bayinya di di sekitar gedung serba guna Weekarou, Sumba Barat.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
DOKUMENTASI SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi bayi.Tragedi cinta terlarang membuat AH, wanita berusia 32 tahun tega membuang bayi yang dikandungnya di di sekitar gedung serba guna Weekarou, Sumba Barat, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SUMBA BARAT - Tragedi Cinta terlarang membuat AH, wanita berusia 32 tahun tega membuang bayinya di di sekitar gedung serba guna Weekarou, Sumba Barat, Selasa (8/6/2021).

Bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan rekan kerjanya di salah satu resort di Sumba Barat.

Namun saat AH hamil, rekan kerjanya itu buang badan tidak mau bertanggungjawab atas perbuatannya tersebut.

AH yang tercatat sebagai warga perumahan BTN, Kelurahan Loda Pare, Kecamatan Loli, Sumba Barat akhirnya dibekuk tim satreskrim Polres Sumba Barat pada Kamis (10/6/2021).

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K,M.H menyampaikan keterangan mengenai kasus tersebut di ruangan lobi Polres Polres Sumba Barat, Senin (14/6/2021).

AKBP FX Irwan Arianto mengatakan AH setelah melahirkan di salah satu pelataran Puskesmas Weekarou di Kelurahan Loda Pare, Kecamatan Loli, Sumba Barat.

Foto Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Arianto, S.I.K, M.H menggelar jumpa pers dengan menghadirkan AH selaku tersangka pembuang bayi di lobi Polres Sumba Barat, Senin (14/6/2021).
Foto Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Arianto, S.I.K, M.H menggelar jumpa pers dengan menghadirkan AH selaku tersangka pembuang bayi di lobi Polres Sumba Barat, Senin (14/6/2021). (pk/petrus piter)

Lalu meletakkan bayinya di sekitar gedung serba guna Weekarou, sekitar 200 meter ke arah timur dari Puskesmas Weekarou dengan menutup badan bayi menggunakan daun jati.

Bayi itu ditemukan dua warga yang melintas, Rabu (8/6/2021) pukul 6.30 wita dan seterusnya membawa bayi itu ke puskesmas Weekarou untuk mendapatkan perawatan.

Kini bayi berjenis kelamin perempuan dititipkan Polres Sumba Barat dirawat di RSUD Waikabubak, Sumba Barat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Mahasiswa Cabuli Bayi 15 Bulan, Awalnya Pelaku Nonton Film Dewasa Sambil Memangku Korban

Diketahui AH menjalani hubungan asmara hingga terjadi hubungan seksual pada bulan September 2021 dan Oktober 2021.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved