Breaking News:

Pakai Pelat Palsu dan Mengaku Polisi, Pengemudi Xenia Tolak Ditilang Akhirnya Diamankan

Polisi menindak pengemudi Daihatsu Xenia yang menggunakan pelat nomor palsu di jalan tol Kuningan arah Semanggi, Jakarta.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Ditlantas PMJ
Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap seorang pria berinisial AHH (kaos merah)yang menggunakan pelat nomor polisi (nopol) palsu mobil saat melintas di Tol Kuningan arah Semanggi, Jakarta Selatan pada Selasa (15/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi menindak pengemudi Daihatsu Xenia yang menggunakan pelat nomor palsu di jalan tol Kuningan arah Semanggi, Jakarta.

Selain menggunakan pelat nomor palsu, pengemudi bernama Alexway Hendra Himawan itu juga mengaku sebagai anggota polisi.

Peristiwa itu viral di media sosial. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penindakan terhadap pengemudi Daihatsu Xenia itu dilakukan pada Selasa (15/6/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sambodo menjelaskan, mulanya pelaku melaju dari arah Kuningan menuju Semanggi di lajur tiga.

"Karena dicurigai menggunakan pelat nomor palsu, maka diberhentikan oleh anggota," kata Sambodo saat dikonfirmasi, Kamis (16/6/2021).

Namun, pengemudi Xenia tersebut menolak untuk diberikan sanksi tilang.

Ia justru mengeluarkan identitas Polri yang diduga palsu.

Dalam video yang beredar di media sosial, pengemudi itu mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Biro Paminal Divisi Propam Mabes Polri.

Baca juga: Diberhentikan karena Pakai Pelat Nomor Palsu, Pria Mengaku Polisi Melawan Petugas dan Mau Kabur

"Untuk memastikan kebenaran yang patut diduga menggunakan identitas palsu, maka kami arahkan ke Polda Metro untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar Sambodo.

Di Polda Metro Jaya, lanjut Sambodo, pelaku masih berupaya melarikan diri dengan mengambil kunci mobilnya.

"Kami minta bantuan anggota yang piket di depan Mako untuk mengamankan. Kemudian pengemudi, barang bukti, dan kendaraannya kami serahkan  ke piket Jatanras Unit 1," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved