Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Benyamin Davnie Sebut BOR Isolasi Covid-19 di Tangsel 74%, Tapi Warga Sulit Dapat Rujukan

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyebut BOR atau keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 baru terisi 74%

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Sport Center Alam Sutera, Serpong Utara, Selasa (15/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyebut bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 baru terisi 74%, per hari ini, Kamis (17/6/2021).

Pun dengan BOR ICU penanganan Covid-19, masih tersisa 26%.

Benyamin mengatakan angka tersebut sudah gawat.

"74% baik ICU ataupun tempat tidur isolasi. Itu sudah red alert. Sudah warning. Sudah darurat," kata Benyamin di Serpong. 

Meski sudah harus waspada, namun angka tersebut juga menunjukkan masih adanya tempat tidur isolasi maupun ICU yang tersedia. 

"Masih ada yang kosong, tapi ya rata rata sudah diperlukan setiap hari. Karena perambahan hari ini memang tidak terlalu banyak, hanya delapan. Tapi kemarin kan kita nambah 79," ujarnya.

Baca juga: Kenapa Roti Buaya Selalu Identik Dengan Pernikahan Adat Betawi? Ini Penjelasannya

Baca juga: Benyamin Evaluasi Fungsi Penanganan Covid-19 Puskesmas Usai Terkuaknya Kasus Pasien Corona Ditolak

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Waktu Operasional Restoran di Tangerang Dibatasi Lagi

Namun sayangnya, data yang disebutkan Benyamin berbeda dengan kenyataan di lapangan. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, seorang penderita Covid-19 gejala berat sulit mendapat rumah sakit rujukan pada Rabu (16/6/2021) petang.  

Bahkan, pihak puskesmas yang dihubungi menolak memberikan pelayanan karena rumah sakit rujukan penuh. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved