Breaking News:

Cerita Kriminal

Lebih 4 Jam Diintai, ABG Dalang Pembunuhan Sadis Ibu Guru Diringkus di Lokasi Nongkrong Anak Punk

ABG berinisial JH (16) dalang pembunuhan guru SD bernama Martha Elisabeth Butarbutar akhirnya tertangkap polisi.

HO / Tribun Medan
Korban guru SD bernama Martha Elisabeth Butarbutar. ABG berinisial JH (16) dalang pembunuhan guru SD bernama Martha Elisabeth Butarbutar akhirnya tertangkap polisi. 

"Untuk perkara ini, kami akan benar-benar menuntaskan perkara ini," pungkasnya.

Rekonstruksi Pembunuhan

Sebelumnya, pada rekonstruksi pembunuhan Guru SD di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba terlihat tersangka Rikki Tambunan (24) dan DN (16) memeragakan apa yang mereka lakukan pada pembunuhan tersebut.

Dari uraian Kasat Reskrim Polres Toba, tersangka Riki Tambunan (24) memiliki peran dalam pembunuhan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa tersangka RT menyumpal mulut korban Marta boru Butarbutar dengan kain. Akibatnya, korban merasa kesulitan bernafas.

"Ada juga yang kita temukan fakta baru. Dalam rekonstruksi ini, dimana tersangka RT pada saat membantu tersangka JH," ujar Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar saat disambangi di areal rekonstruksi pada Selasa (1/6/2021).

"Tersangka RT yang menyumpal mulut korban dengan kain putih. Karena didumpal dengan kain putih, si korban tidak bisa bernafas," sambungnya .

Rekan Rikki Tambunan, yang juga kini sedang diburu polisi, tersangka JH adalah dua orang yang berada dalam rumah korban selama proses pembunuhan.

Sementara tersangka DN (16) terlihat berada di luar rumah.

Ia menyebut bahwa rekonstruksi dilakukan untuk melihat secara jelas apa yang dilakukan oleh para tersangka yang membuat korban tak berdaya dan meninggal.

"Kami dari Polres Toba, pada hari ini melaksanakan rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan. Di sini kami melakukan rekonstruksi untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya yang dilakukan pelaku terhadap korban," terangnya.

Dari hasil penyidikan, ia menyampaikan ada 25 adegan yang diperlihatkan oleh para tersangka terkait pembunuhan Marta boru Butarbutar (49).

"Kami dari Satreskrim ada melakukan 25 adegan. Mulai dari perencanaan yang dilakukan tersangka sampai pembunuhan yang dilakukan korban," sambungnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, terlihat para petugas mengawal masyarakat agar tidak terjadi kericuhan.

Sebab, saat masyarakat melihat wajah kedua tersangka, sontak masyarakat bersorak dan mencemooh kedua tersangka.

Beragam hujatan terdengar dari masyarakat.

Namun, proses rekonstruksi dapat berjalan dengan lancar.

Sebagian masyarakat juga mengabadikan moment tersebut di ponselnya.

Terungkap Detik-detik Pembunuhan Guru SD

Korban guru SD bernama Martha Elisabeth Butarbutar
Korban guru SD bernama Martha Elisabeth Butarbutar (HO / Tribun Medan)

Dalam rekontruksi yang digelar Polres Toba Selasa (1/6/2021) kemarin, terungkap cara JH membunuh Guru SD di Toba.

Bersama kedua rekannya yang sudah ditangkap masing-masing Ricky Tambunan (23) dan DN (16), ketiganya merencanakan perampokan sejak Minggu (23/5/2021) lalu.

Perencanaan perampokan dilakukan di dua warung internet (warnet) berbeda.

Setelah rencana matang, ketiganya menuju rumah Martha Elisabeth Butarbutar di Dusun I, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi oada Senin (24/5/2021) dinihari.

Saat itu, ketiga tersangka ini masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela.

Setelah berhasil, ketiganya mengendap-endap di dalam rumah korban untuk mengambil barang berharga.

Di tengah aksinya, ternyata Martha Elisabeth Butarbutar terbangun.

Guru SD di Toba ini menyalakan lampu, sehingga sempat melihat wajah masing-masing tersangka.

Karena panik, tersangka Ricky Tambunan menyerang korban.

Pelaku dengan beringas membekap korban, lalu menyumpal mulut Guru SD di Toba ini dengan kain.

Karena korban melawan, Ricky Tambunan menjatuhkan tubuh Martha Elisabeth Butarbutar ke lantai.

Sejurus kemudian, tersangka JH menindih tubuh korban.

Kala itu, tersangka DN kabur lebih dahulu keluar rumah.

Tersangka Ricky Tambunan dan JH masih berusaha melumpuhkan korban.

Karena korban terus meronta dan minta tolong, saat itupula JH menikami tubuh korban berkali-kali.

Meski korban minta ampun, remaja berusia 15 tahun itu tetap membabibuta menikam korban hingga tak bergerak.

Setelah yakin korban tewas, barulah para tersangka ini kabur.

Mereka kemudian lari ke Kota Medan dan bersembunyi di koas-kosan yang berada di kawasan Amplas.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan topik Pembunuh Guru SD Ditangkap

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved