Breaking News:

Panik Dirazia Petugas, Pihak Tori Bar Kunci Pintu dan Tak Dibuka Walau Terus Digedor Selama 30 Menit

Didatangi petugas, dua karyawan Tori Bar sempat masuk dan langsung mengunci pintu.

Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana keramaian pengunjung yang tidak menerapkan jaga jarak di Tori Bar saat didatangi aparat gabungan pada Sabtu (19/6/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Didatangi petugas, dua karyawan Tori Bar sempat masuk dan langsung mengunci pintu.

Sikap tak koperatif tersebut ditunjukkan kepada petugas gabungan yang saat itu sedang menggelar operasi yustisi dan cipta kondisi di Ruko Fatmawati Mas, Kawasan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/6/2021) malam. 

Meski sudah berulang kali digedor-gedor, pintu itu tak dibukakan pihak bar yang saat itu sedang ramai pengunjung. 

Atas kejadian tersebut, Pihak Tori Bar angkat bicara.

Manajer atau pengelola Tori Bar, Kiki, mengakui kesalahan yang dilakukan pihaknya.

Suasana Tori Bar yang ramai pengunjung saat dirazia petugas gabungan di kawasan Ruko Fatmawati Mas, Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/6/2021) malam.
Suasana Tori Bar yang ramai pengunjung saat dirazia petugas gabungan di kawasan Ruko Fatmawati Mas, Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/6/2021) malam. (TribunJakarta.com/ Satrio Sarwo Trengginas)

Baca juga: Bar di Cilandak Kena Razia Prokes: Pintu Sempat Dikunci Lama, Puluhan Pengunjung Seketika Membisu

Baca juga: Satpol PP DKI Sidak Wilayah Kemang: 3 Kafe Diberi Teguran Tertulis dan 1 Bar Ditutup Sementara

Baca juga: Pemkot Jakarta Pusat: Prokes di Caspar Bar Amburadul, Mereka Kebablasan

Ia mengatakan karyawannya panik saat didatangi petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri.

Pasalnya, manajer bar sedang tak berada di tempat ketika petugas datang.

"Karena di sini juga manajernya sedang tidak stand by sedang di luar, jadi anak-anak panik dan akhirnya pintu dikunci. Dari pihak manajer pun menunggu arahan dari atasan saya untuk membuka (pintu) atau bagaimana. Jadi kami karena panik aja jadi ditutup," ungkapnya saat ditanya TribunJakarta.com pada Sabtu (19/6/2021).

Pihak Tori Bar juga mengaku lalai dengan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung di bar tersebut.

Camat Cilandak, Mundari menambahkan pihaknya sempat dibuat jengkel dengan ulah pihak bar yang tak kooperatif. Mereka harus menunggu hampir 30 menit di luar. 

Suasana keramaian pengunjung yang tidak menerapkan jaga jarak di Tori Bar saat didatangi aparat gabungan pada Sabtu (19/6/2021)
Suasana keramaian pengunjung yang tidak menerapkan jaga jarak di Tori Bar saat didatangi aparat gabungan pada Sabtu (19/6/2021) (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved