Cerita Kriminal
Dijebak VCS, Anggota DPRD Pusing Jadi Korban Pemerasan, Padahal Sudah Transfer Separuh yang Diminta
Merasa dijebak dengan modus VCS oleh wanita yang nyaris tak berbusana, seorang anggota DPRD Jember, Jawa Timur dibuat pusing karena menjadi korban.
TRIBUNJAKARTA.COM - Merasa dijebak dengan modus video call sex (VCS) oleh wanita yang nyaris tak berbusana, seorang anggota DPRD Jember, Jawa Timur dibuat pusing karena menjadi korban pemerasan.
Padahal korban yang berinisial AH sudah mengirim uang dengan nominal separuh dari yang diminta sang wanita dengan harapan agar rekaman VCS itu tak disebar.
Tapi nyatanya, video wanita nyaris tak berbusana yang melakukan video call dengan sang anggota DPRD itu tetap disebarkan di media sosial.
Alhasil, anggota DPRD Jember itu melaporkan kasus ini ke polisi karena merasa dijebak dan diperas.
Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember, Madini Faruq membeberkan kasus yang menimpa kolega partainya itu.
Madini tak menampik bahwa AH sempat melakukan video call dengan sang wanita.
Baca juga: Permintaan Tak Dituruti, Pria Ini Nekat Unggah Rekaman VCS Pacar ke IG, Hubungannya Kini Kandas
Namun dia menyebut bahwa koleganya itu hanya selama 28 detik melakukan video call tersebut.
Selain tak mengenal sang wanita, anggota DPRD itu juga kaget bahwa wanita tersebut nyaris tak berbusana sehingga rawan dimanfaatkan untuk hal-hal kriminal.
Benar saja, setelah melakukan video call tersebut yang ternyata direkam oleh sang wanita, anggota DPRD Jember itu diperas oleh sang wanita.
Pelaku memeras dan meminta ditransfer Rp 2 juta.
Baca juga: Kaget Rekaman VCS Dirinya Diposting di Instagram Sendiri, Ternyata Pelakunya Kekasih yang Sakit Hati
Baca juga: Siswi SMP Kembali Gegerkan Tasik, Usai Open BO 200 Ribu, Giliran Rekaman VCS Real Beredar Meresahkan
Jika PPP itu tidak menuruti permintaan tersebut, maka rekaman mengarah VCS dengan wanita nyaris tak berbusana akan disebarluaskan di media sosial.
Rupanya, AH yang kaget dengan aksi pemerasan itu mau mentransfer uang kepada pelaku.
AH hanya sanggup mentransfer uang sebesar Rp 1 juta atau setengah dari permintaan pelaku sebesar Rp 2 juta.
Meski sudah mentransfer uang, VCS AH dengan wanita setengah telanjang masih saja disebarluaskan di media sosial.
Video itu pertama kali diunggah di Facebook oleh akun Cindy Aprilia.