Cerita Kriminal

Dijebak VCS, Anggota DPRD Pusing Jadi Korban Pemerasan, Padahal Sudah Transfer Separuh yang Diminta

Merasa dijebak dengan modus VCS oleh wanita yang nyaris tak berbusana, seorang anggota DPRD Jember, Jawa Timur dibuat pusing karena menjadi korban.

Editor: Elga H Putra
YOUTUBE
Ilustrasi VCS. Merasa dijebak dengan modus video call sex (VCS) oleh wanita yang nyaris tak berbusana, seorang anggota DPRD Jember, Jawa Timur dibuat pusing karena menjadi korban pemerasan. 

Video yang berdurasi 28 detik memperlihatkan seorang wanita setengah telanjang melakukan percakapan video dengan korban, yang saat itu sedang baring di kamar tidur.

AH telah melaporkan kejadian itu ke Ketua DPC PPP Jember, Madini Faruq.

Kepadanya, AH mengaku menerima dan melakukan panggilan video itu melalui aplikasi video messenger facebook.

Ilustrasi video panas mahasiswi dan dosen.
Ilustrasi video panas mahasiswi dan dosen. (SURYA)

Dari penjelasan AH, Madini Faruq memastikan bahwa kadernya di PPP itu menjadi korban pemerasan dan korban tidak mengenal pelaku wanita.

“Korban juga merasa kaget dengan perbuatan pelaku, yang tiba-tiba setengah telanjang.

Korban akhirnya memutus sambungan panggilan video itu di detik ke 28,” ujar Madini Faruq, Sabtu (19/6/2021).

Namun korban yang merasa panik akhirnya mentransfer uang sebesar 1 juta rupiah.

Usai ditransfer, pelaku kembali meminta uang melalui pesan yang dikirim ke messenger facebook korban.

“Merasa dirugikan dan tercemar nama baiknya, korban melapor ke Polresta Denpasar Provinsi Bali, karena lokasi kejadian itu di Bali. Saat itu korban sedang melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Denpasar,” jelas Madini Faruq.

Diduga AH bukanlah satu-satunya korban pemerasan dengan modus VCS.

Dari hasil penelurusan di akun facebook pelaku, ditemukan sejumlah unggahan tangkapan layar dari panggilan video korban lainnya, yang sebagian besar adalah pejabat pemerintahan, anggota DPRD dan guru.

Kasus Serupa

Beberapa waktu lalu, seorang anggota DPRD Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat berinisial BK jadi korban pemerasan modus ancam sebarkan video call seks (VCS).

Ada empat pelaku yang kini telah meringkuk di Polda Kalimantan Barat.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menjelaskan, kasus tersebut bermula dari beredarnya video call seks yang melibatkan seorang oknum anggota DPRD Sambas di media sosial.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved