Pelaku Tawuran di Perlintasan Rel Kereta Api Kramat Sentiong Positif Narkoba

Pelaku tawuran di perlintasan kereta api, Jalan Kramat Raya, Kecamata Johar Baru, Jakarta Pusat, dinyatakan positif narkoba jenis sabu-sabu.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
KOMPAS IMAGES
Ilustrasi tawuran - Pelaku tawuran di perlintasan kereta api, Jalan Kramat Raya, Kecamata Johar Baru, Jakarta Pusat, dinyatakan positif narkoba jenis sabu-sabu. 

Dalam video yang viral tersebut, beberapa pelaku tawuran diduga menggunakan molotov.

Baca juga: Buruan Kirim Lamaran, Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Lulusan D4/S1 Simak Syaratnya

Kapolsek Johar Baru, Komisaris Polisi Edison, mengatakan barang tersebut bukan molotov.

"Itu bukan molotov, tapi petasan," kata Edison, saat dikonfirmasi, Selasa (29/6/2021).

"Dua kelompok ini tiga kali tawuran, tiap dini hari," lanjutnya. 

TONTON JUGA

Polisi belum mengetahui penyebab tawuran tersebut secara pasti.

"Kami duga karena ada dendam yang sudah-sudah. Kalah tawuran tidak terima, mungkin. Nah, ini yang tidak baik," kata dia.

"Seharusnya ya damai saja, tentram kan enak," sambungnya. 

Dia pun menyayangkan tawuran terjadi saat pengetatan Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

"Kami akan perketat pengawasan lagi. Tentu lebih ketat," tutup dia.

Kini, polisi masih mendalami kasus tersebut. 

Mereka juga masih mencari pelaku tawuran.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved