Breaking News:

Warteg di Ciputat Timur Disambangi Karang Taruna Gadungan, Narik Pungli Pakai Kuitansi

Seorang pria yang mengaku sebagai anggota Karang Taruna Pisangan menarik pungutan pada sebuah warteg

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Tangkapan layar
Rekaman CCTV seorang pemuda mengaku anggota karang taruna menarik pungutan di warteg kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu (1/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Seorang pria yang mengaku sebagai anggota Karang Taruna Pisangan menarik pungutan pada sebuah warteg di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Aksi pemuda yang belum diketahui identitasnya itu terekam closed circuit television (CCTV) warteg dan akhirnya menyebar di aplikasi pesan singkat.

Video tersebut bahkan menyebar lengkap dengan kuitansi pungli senilai Rp 35 ribu.

Pada kuitansi itu juga tercetak stampel bergambar karang taruna.

Menanggapi pungli tersebut, Ketua Karang Taruna Pisangan, Aksa Dewangga, membenarkan insiden pungli itu, terjadi pada Minggu (1/8/2021).

Kuitansi pungutan liar di warteg kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu (1/8/2021).
Kuitansi pungutan liar di warteg kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu (1/8/2021). (Tangkapan layar)

Namun ia membantah jika pungli itu dilakukan oleh anggota Karang Taruna Pisangan.

Aksa bahkan menyebut pemuda yang menarik pungli itu karang taruna gadungan.

"Iya benar, itu benar. Tadi saya dapat info dari warga, katanya ada yang minta mengatasnamakan karang taruna, saya langsung forward ke grup saya. Ya itu bukan orang kita, jadi itu gadungan," ujar Aksa saat dikonfirmasi, Senin (2/8/2021).

Aksa mengungkapkan, penarikan pungli mengatasnamakan karang taruna sering terjadi, dan utamanya menyasar warung-warung kelontong.

Baca juga: Jumlah Warga yang Diperiksa Soal Pungli Bansos di Tangerang Bertambah

"Saya langsung nginfoin ke grup kalau ada yang kaya gitu lagi, ternyata banyak, ada beberapa kali mereka hanya diam-diam saja," kata Aksa.

Aksa sudah meminta anggotanya untuk rapat dan membuat selebaran resmi untuk disampaikan kepada pemilik warung agar tidak mudah tertipu perminta pungutan.

Baca juga: Dipanggil Kejari Kota Tangerang Soal Pungli Bansos, Kadinsos Tak Hadir Beri Keterangan karena Ini

"Jadi jika ada yang meminta bantuan dana ataupun apa tidak memakai seragam, tidak melalui surat izin dari RT RW tolong tidak diberikan, begitu preventifnya," ujar Aksa.

Karang Taruna Pisangan juga akan melaporkan pungli itu ke Polsek Ciputat Timur.

Baca juga: Masyarakat Tangerang Diminta Tidak Takut Laporkan Pungli Bansos

"Ya nanti akan saya lapor ke kepolisian sih ke Polsek," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved