Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Wali Kota Tangerang Akui PPKM Level 4 Pekan Pertama Efektif Tekan Positif Covid-19 di Wilayahnya

Arief R Wismansyah mengklaim kalau PPKM Level 4 periode 26 Juli-2 Agustus 2021 efektif menekan kasus positif Covid-19 di wilayahnya

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui awak media di kantornya usai kunjungan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Selasa (27/7/2021) - Arief R Wismansyah mengklaim kalau PPKM Level 4 periode 26 Juli-2 Agustus 2021 efektif menekan kasus positif Covid-19 di wilayahnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengklaim kalau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 periode 26 Juli-2 Agustus 2021 efektif menekan kasus positif Covid-19.

Hal tersebut dia katakan lantaran pasien Covid-19 yang dirawat di fasilitas kesehatan Kota Tangerang sudah jauh berkurang.

TONTON JUGA

Dari data yang dihimpun, tingkat keterisian kasur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di Kota Tangerang pada Selasa (2/8/2021) sudah berada di angka 55,31 persen.

Sebagai informasi, pada awal Juli 2021 jumlah BOR rumah sakit di Kota Tangerang dipenuhi pasien Covid-19 sampai 93 persen.

"Kalau dilihat angka keterisian RS turun, kematian makin turun, menunjukan angka positif, sudah jauh banget," kata Arief R Wismansyah saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (3/8/2021).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui awak media usai kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/7/2021).
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui awak media usai kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Penurunan BOR juga terjadi di rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) untuk pasien Covid-19 di Kota Tangerang.

BOR di RIT itu menyentuh angka 27,45 persen padahal, pada awal Juli 2021 mencapai 92 persen.

Baca juga: 2 Tahun Covid-19 Tak Pengaruhi Pergerakan Narkotika di Bandara Soetta, Polisi: Sama Kayak Normal

Meski demikian, Arief mengatakan, pihaknya harus tetap melakukan testing, tracing, dan treatment (3T) juga vaksinasi.

"Cuma, kami ini sekarang tetap harus melakukan 3T plus vaksinasi," sambung dia.

Dia mengakui, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang hendak menggencarkan vaksinasi di saat kasus harian Covid-19 sedang menurun di sana.

Pasalnya, persentase warga yang tervaksinasi dan masih terpapar Covid-19 di kota itu tergolong kecil, yakni tiga persen dari seluruh pasien.

TONTON JUGA

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved