Lapas Tangerang Terbakar
Komnas HAM Minta Polisi Terbuka Soal Penyebab Kebakaran Maut di Lapas Kelas 1 Tangerang
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik berharap, proses penyelidikan dapat bersifat transparan
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Akan tetapi, Viktor menyebut bahwa bentrok antar kartel narkoba yang menjadi penyebab kebakaran itu tidak pernah terjadi.
"Saya pikir itu dugaan, tapi namanya musibah kapan saja bisa terjadi," ungkap Viktor.
Sebagai informasi, jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana yang tewas akibat kebakaran maut di Lapas Kelas 1 Tangerang bertambah tiga orang.
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) pukul 01.52 WIB itu menewaskan 41 narapidana karena terjebak di dalam selnya.
Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Sering Aktif Main Instagram, Kalapas Ngaku Kecolongan
Namun, Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani menjelaskan kalau korban tewas bertambah tiga orang sejak pagi ini, Kamis (9/9/2021).
"Iya betul ada meninggal, jadi total yang meninggal ada tiga pasien dengan luka bakar semua di atas 80, 89 persen," jelas Hilwani saat dihubungi pagi ini.
Ia menjelaskan, korban pertama dinyatakan meninggal pada 03.00 WIB tadi.
Kemudian disusul pasien kedua yang meninggal pada pukul 06.00 WIB.
Korban terakhir dinyatakan meninggal pada pukul 07.00 WIB.
"Korban yang meninggal sudah dibawa ke pemulasaran jenazah kemudian akan dikembalikan ke keluarga," ungkapnya.
Baca juga: 35 Anggota Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sudah Serahkan Data Antemortem
Total, lanjut Hilwani, tersisa tujuh korban luka-luka yang masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang akibat kebakaran maut kemarin.
Sebab, sebelum ada penambahan korban tewas, pada Rabu (8/9/2021) petang datang dua korban luka ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Sehingga sampai kemarin malam, total ada 10 korban luka yang menjalani perawatan intensif karena luka bakar.
"Sisanya sekarang ada tujuh (pasien), kemarin sore kan datang lagi dua pasien dari klinik lapas (Lapas Kelas 1 Tangerang)," pungkas Hilwani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-terkini-lapas-kelas-1-tangerang-kamis-992021.jpg)