Kondisi Muhammad Kece Usai Dihajar dan Dilumuri Benda Najis oleh Irjen Napoleon Bonaparte, 10 Lebam
Muhammad Kece mengalami 10 luka lebam di sekujur tubuhnya usai dianiaya oleh Irjen Napoleon Bonaparte. Luka lebam ada di wajah hingga bagian pinggang.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Yogi Jakarta
Selepas Akpol, Napoleon Bonaparte pernah menduduki beberapa jabatan penting di Polri.
Baca juga: Geledah Ruangan Azis Syamsuddin, KPK Kumpulkan Bukti Kasus Dugaan Suap di Tanjungbalai

Ia pernah menjabat Kapolres Ogan Komering Ulu Polda Sumsel (2006), Wadir Reskrim Polda Sumsel (2008) dan Direktur Reskrim Polda DIY (2009).
Pada 2011, Napoleon Bonaparte ditarik ke Mabes Polri di Jakarta menjadi Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri.
Selanjutnya, ia menjabat Kabagbinlat Korwas PPNS Bareskrim Polri (2012) dan Kabag Bindik Dit Akademik Akpol (2015).
Baca juga: Djoko Tjandra Ditangkap: Buronan yang 3 Bulan Tinggal di Indonesia Tanpa Terendus, Ini Kisahnya
Pada 2016, Napoleon Bonaparte ditugaskan ke Divis Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri sebagai Kabagkonvinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri dan berlanjut menjabat Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri pada 2017.
Pada 11 Februari 2020, Kapolri saat itu yakni Jenderal Pol Idham Aziz melantik Napoleon Bonaparte sebagai Kadiv Hubinter Polri.
Baca juga: Dramatisnya Aksi 2 Polwan Kejar Pencuri Bersenjata di Serang, Pelaku Tabrak Polisi dan Tembak Warga
Namun, baru lima bulan menduduki jabatan tersebut, Irjen Napoleon Bonaparte karena tersandung kasus suap red notice buronan BLBI, Djoko Tjandra.
Lantas, pada 17 Juli 2020, Jenderal Pol Idham Aziz mencopot Irjen Napoleon Bonaparte dari jabatan Kadiv Hubinter Polri dan memindahkannya sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penampakan M Kece Seusai Babak Belur Dianiaya Irjen Napoleon, Ada 10 Luka Lebam di Tubuhnya