Merasa tak Langgar Tatib, PDIP Berkeras DPRD Gelar Paripurna Interpelasi Anies soal Formula E  

Gilbert meminta kepada koleganya untuk memakai forum paripurna dalam menyampaikan pendapatnya, dibanding berbicara melalui media massa.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Manado
Ajang Formula E dijadwalkan digelar di Jakarta pada 2022 - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meyakini putusan rapat Badan Musyarawarah (Bamus) tentang rencana Rapat Paripurna Pengajuan Hak Interpelasi untuk Gubernur DKI Jakarta Anies terkait kebijakan Formula E digelar Selasa (28/9/2021) besok, adalah telah sesuai tata tertib (tatib) Dewan. 

Sebab, tidak ada penolakan anggota dari tujuh fraksi yang mengikuti rapat Bamus DPRD DKI Jakarta mengenai agenda rapat paripurna itu.  Rapat Bamus itu dipimpin oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

“Tadi diminta pendapat kepada yang hadir ada tujuh fraksi dan tidak ada penolakan,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak berdasarkan keterangannya pada Senin (27/9/2021).

Menurutnya, agenda interpelasi itu bukan inisiatif pimpinan DPRD DKI Jakarta, tapi atas usulan anggota Bamus yang hadir dalam rapat pada Senin (27/9/2021) pagi tadi.

Lantaran tidak ada penolakan, maka diputuskan rapat interpelasi Formula E dapat digelar pada Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Tuding Ketua DPRD DKI Langgar Tatib, Gerindra Sebut Hak Interpelasi Formula E Tak Ada Dalam Agenda

“Tidak ada hal semena-mena di situ, tapi yang terjadi adalah mereka yang anggota Bamus mewakili fraksinya tidak menolak dan sebagian tidak hadir di rapat Bamus tadi,” jelas Gilbert.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak (Kompas.com)

Kata Gilbert, tidak ada hal yang istimewa dalam rapat Bamus tadi sampai akhirnya diputuskan bakal menggelar rapat paripurna interpelasi.

Gilbert meminta kepada koleganya untuk memakai forum paripurna dalam menyampaikan pendapatnya, dibanding berbicara melalui media massa.

“Hal tersebut dapat disampaikan dalam pandangan umum sikap fraksi tersebut. Ini sesuai tujuan berdemokrasi,” ujar Gilbert yang juga menjadi anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini.

Baca juga: Fraksi Gerindra Sebut Interpelasi Anies Baswedan soal Formula E Kental akan Nafsu Politik

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyatakan tujuh fraksi telah sepakat menolak menghadiri Rapat Paripurna persetujuan hak meminta keterangan atau interpelasi kepada Guhbernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penyelenggaraan Formula E.

Tujuh anggota tersebut di antaranya Fraksi Gerindra, Demokrat, PKS, Nasdem, PKB-PPP, PAN, dan Golkar. 

"Tujuh fraksi dan empat Wakil Ketua DPRD DKI menyatakan rapat paripurna yang digelar SeIasa (28/9/2021), tidak layak dihadiri," tegas Taufik, saat diwawancarai awak media, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

"Baik eksekutif maupun anggota DPRD DKI Jakarta tidak akan hadir paripurna. Karena itu tindakan illegal," lanjutnya.

Baca juga: Bahas Interpelasi Mas Anies, DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Besok Selasa! 

Menurut Taufik, rapat bamus DPRD DKI pagi tadi tidak membahas pelaksanaan paripurna hak interpelasi DPRD DKI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved