Dilaporkan Mertua ke Polisi Karena Aniaya Bocah 8 Tahun, Ayah Korban Bantah: Itukan Anak Saya Pak

AS pria berusia 33 tahun membantah telah menganiaya anaknya yang masih berusia 8 tahun.

Editor: Siti Nawiroh
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi kekerasan anak. 

TRIBUNJAKARTA.COM - AS pria berusia 33 tahun membantah telah menganiaya anaknya yang masih berusia 8 tahun.

Pria asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengaku tak pernah memukuli anaknya, hanya menegur saja.

Mulanya, peristiwa tersebut terungkap setelah nenek korban berinisial ST melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Dalam laporan tersebut diuraikan, pukul 20.00 Wita, di tempat korban mengaji, terlapor datang dan memanggilnya putrinya tersebut.

Terlapor AS meminta korban pulang.

Baca juga: Viral Bidan Puskesmas di Jakarta Barat Diduga Hina Ibu Hamil Saat Persalinan, Dinkes Turun Tangan

Karena masih mengaji, korban belum mau pulang.

Diduga hal itu membuat si ayah kesal.

Dia kemudian menampar pipi kiri dan kanan korban masing-masing satu kali.

Selanjutnya, AS membawa pulang anaknya ke rumah.

Ilustrasi penganiayaan anak.
Ilustrasi penganiayaan anak. (Tribunnews.com)

Setiba di rumah, AS kembali memukul korban menggunakan sabuk celana.

Akibatnya korban mengalami luka-luka di bagian badannya.

ST, nenek korban yang melaporkan penganiayaan itu mengungkap, menantunya sering menyiksa dan mengurung anaknya di dalam kamar jika istrinya belum kirim uang.

’’Istrinya sudah mau 2 tahun menjadi TKW di Arab Saudi. Dia begini terus kalau belum kirim uang. Dia siksa anaknya, dikurung di dalam kamar,’’ ungkapnya, di kantor Polresta Mataram, usai melapor.

Istrinya sudah beberapa kali mengirim uang kepada AS.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved