Breaking News:

Minim Tracing Buat Kota Tangerang Kembali Naik ke PPKM Level 2, Apa yang Bakal Dilakukan Pemkot?

Pemerintah Kota Tangerang resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Dokumentasi Pemkot Tangerang
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat melantik para pengurus baru itu di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Rabu (10/2/2021). Pemerintah Kota Tangerang resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Pemberlakuan tersebut akan diterapkan mulai hari ini, 30 November sampai 13 Desember 2021.

Padalah, sebelumnya Kota Tangerang sudah masuk ke PPKM Level 1.

Penerapan PPKM level 2 itu sendiri berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 1, 2 dan 3 di Jawa dan Bali.

Sebagaimana diketahui, ada 10 wilayah termasuk Kota Tangerang di Jawa-Bali kembali menerapkan PPKM level 2 karena angka penapisan (tracing) yang menurun.

Baca juga: Dishub DKI Jakarta: Volume Kendaraan Naik 32 Persen Selama PPKM Level 1

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, pihaknya bakal meningkatkan jumlah tracing usai wilayah administrasinya diharuskan menerapkan PPKM level 2.

"Iya, akan terus meningkatkan jumlah tracing," singkat Sachrudin saat ditemui di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Jual Tiket Terbatas Menjelang PPKM Level 3 Nataru

Menurutnya, PPKM di Kota Tangerang kembali ditingkatkan menjadi level 2 karena kegiatan tracing yang menurun.

"Ya mungkin karena tracing-nya kurang," ungkapnya lagi.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (27/10/2021).
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (27/10/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Sebagai informasi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan aturan teknis sebagai dasar perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali pada periode 30 November-13 Desember 2021.

Aturan itu berupa Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga: PPKM Level 3 Mulai 24 Desember, Adakah Penyekatan Jalan di Jakarta? Ini Jawaban Gubernur Anies

Dilansir dari salinan Inmendagri tersebut pada Selasa (30/11/2021), tercatat ada 10 daerah di wilayah Jabodetabek yang mengalami penurunan status level dari sebelumnya.

Kesepuluh daerah itu adalah, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Bogor dan Kabupaten Bekasi.

Adapun, dalam perpanjangan PPKM Jawa-Bali pada periode sebelumnya, yakni 16-19 November 2021 kesepuluh daerah di atas masih berstatus Level 1.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved