Pesan dari 3 Eks Anggota KPK yang Menolak Jadi ASN Polri di Hari Anti Korupsi Sedunia

Berikut pesan mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang menolak jadi ASN Polri di Hari Anti Korupsi Sedunia.

Editor: Suharno
TRIBUN NETWORK
Tiga mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang menolak jadi ASN Polri. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut pesan mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) di Hari Anti Korupsi Sedunia.

Hari Anti Korupsi Sedunia biasanya selalu jatuh tanggal 9 Desember.

Sebelum perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia, puluhan eks anggota KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ditawari menjadi ASN Polri.

Namun ada 12 orang eks anggota lembaga antirasuah ini yang menolak menjadi ASN Polri.

Tiga dari 12 mantan anggota KPK ini sempat main ke kantor TribunJakarta.com menjelang Hari Anti Korupsi Sedunia.

Baca juga: Pilih Menganggur Dari Pada Jadi ASN Polri, Eks Anggota KPK: Kami Ada Kewajiban Mengembalikan Ilmu

Tiga mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat pengakuan terkait menolak menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN Polri.

Pengakuan tersebut dikatakan Rieswin Rachwell, Tri Artining Putri dan Benydictus Siumlala Martin Sumarno saat berbincang dengan Tribunnews, Rabu (8/12/2021).

Ketiga orang ini merupakan mantan pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK dan juga menolak saat ditawari menjadi ASN Polri.

Diberitakan sebelumnya, KPK memecat 54 orang karena dianggap gagal saat Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK.

Baca juga: Didampingi Bambang Widjojanto, Anak Buah Anies Sambangi KPK Serahkan 600 Lembar Dokumen Formula E

Usai dipecat, puluhan eks pegawai KPK yang tidak lolos menjadi ASN KPK ini kemudian melakukan perlawanan dibantu Komnas HAM hingga Ombudsman.

Namun, pada bulan Desember ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menawarkan 54 orang yang dipecat untuk menjadi ASN Polri.

TONTON JUGA:

Dari 54 eks pegawai KPK yang ditawari menjadi ASN Polri, 12 di antaranya menolak.

Meski ada sekitar tiga juta orang yang berbondong-bondong menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021 ini, namun belasan orang ini sudah meneguhkan niat tawaran menjadi ASN Polri.

Baca juga: Ditemani Bambang Widjojanto, Dirut Jakpro Kembali Serahkan Dokumen Tambahan Formula E ke KPK

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved